Deteksi Residu Antibiotik Oksitetrasiklin pada Susu Kambing Peranakan Etawah di Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi dengan Uji Bioassay

Ratna Ajeng Prameswari, Suryanie Sarudji, Ratih Novita Praja, Wiwiek Tyasningsih, Maya Nurwartanti Yunita, Aditya Yudhana

= http://dx.doi.org/10.20473/jmv.vol2.iss2.2019.112-118
Abstract views = 2620 times | downloads = 2280 times

Abstract


Oksitetrasiklin diketahui sebagai salah satu antibiotik yang sering digunakan dalam menangani kasus mastitis pada hewan ternak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui ada atau tidaknya residu oksitetrasiklin pada susu kambing Peranakan Etawah (PE) di Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi. Sampel susu di koleksi kemudian dilakukan pengujian residu antibiotik dengan metode uji bioassay menggunakan bakteri standar Bacillus cereus ATCC 11778. Penelitian yang dilakukan pada 26 sampel susu yang di ambil secara acak berasal dari ternak kambing perah PE di dapatkan hasil yang negatif. Hal ini di tunjukkan dengan tidak terbentuknya zona hambat di sekitar well yang diisi sampel susu. Berbeda dengan kontrol postif oksitetrasiklin dengan konsentrasi 1 µg/ml yang menghasilkan zona hambatan sekitar 18 mm. Dapat disimpulkan bahwa 100% dari 26 jumlah sampel susu kambing PE yang di ambil secara acak dan di periksa dari Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi tidak mengandung residu antibiotik oksitetrasiklin.


Keywords


oksitetrasiklin; Peranakan Etawah; residu antibiotik; susu kambing; uji bioassay

Full Text:

PDF

References


Bahri, S., Masbulan, E., Kusumaningsih, A. 2005. Proses praproduksi sebagai faktor penting dalam menghasilkan produk ternak yang aman untuk manusia. J. Litbang. Pertanian, 24(1), 27-35.

Ben, Y., Fu, C., Hu, M., Liu, L., Wong, M. H., Zheng, C. 2018. Human health risk assessment of antibiotic resistance associated with antibiotic residues in the environment: A review. Environmental research.

Budiarsaha, I., Sutama, I.K. 2014. Efisiensi Produksi Susu Kambing Peranakan Etawah. JITV., 19(3).

Chi, Z., Liu, R., You, H., Ma, S., Cui, H., Zhang, Q. 2014. Probing the in vitro cytotoxicity of the veterinary drug oxytetracycline. PloS one, 9(7), e102334.

Detha, A. 2014. Pengujian Residu Antibiotik Pada Susu. J. Kajian Vet., 2(2), 203-208.

Dewi, A.A.S., Widdhiasmoro, N.P., Nurlatifah, I., Riti, N., Purnawati, D. 2014. Residu Antibiotika pada Pangan Asal Hewan, Dampak dan Upaya Penanggulangannya. BBVet Denpasar.

Fikri, F., Purnama, M.T.E., Saputro, A.L., Hamid, I.S. 2018. Identifikasi Escherichia coli dan Salmonella spp pada Karkas Sapi di Rumah Potong Hewan di Banyuwangi dan Resistensi Terhadap Antibiotika. J. Sain Vet., 36(1), 123-128.

Ferichani, M., Darsono, D., Supanggyo, S. 2017. Inovasi Produk Es Krim Susu Kambing Etawah-Ubi Ungu. Caraka Tani: J. Sustainable Agric., 27(1), 35-43.

Jernberg, C., Löfmark, S., Edlund, C., Jansson, J. K. 2010. Long-term impacts of antibiotic exposure on the human intestinal microbiota. Microbiol., 156(11), 3216-3223.

Meutia, N. 2016. Residu Antibiotika dalam Air Susu Segar Yang Berasal dari Peternakan di Wilayah Aceh Besar. J. Ilmu Ternak, 16(1).

Ningrum, S.G. 2011. Pengujian Residu Antibiotika dalam Susu Segar dari Beberapa Peternakan Sapi Perah di Provinsi Jawa Barat Menggunakan Metode Bioassay.

Nisha, A.R. 2008. Antibiotic residues-a global health hazard. Vet. World, 1(12), 375.

Panigrahi, S., Sheoran, M.S., Ganguly, S. 2017. Antibiotic residues in milk-a serious public health hazard. J. Environ. Life Sci., 2(4), 99-102.

Pikkemaat, M.G. 2009. Microbial screening methods for detection of antibiotic residues in slaughter animals. Anal. Bioanal. Chem., 395(4), 893-905.

Plumb, D.C. 2009. Veterinary Drug Handbook 7th Edition. Pharmavet. Stockholm, Wisconsin.

Pradika, A.Y., Chusniati, S., Purnama, M.T.E., Effendi, M.H., Yudhana, A., Wibawati, P. A. 2019. Uji Total Escherichia coli pada Susu Sapi Segar di Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Karyo Ngremboko Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. J. Med. Vet., 2(1), 1-6.

Quintanilla, P., Beltrán, M.C., Molina, A., Escriche, I., Molina, M.P. 2019. Characteristics of ripened Tronchón cheese from raw goat milk containing legally admissible amounts of antibiotics. J. Dairy Sci., 102(4), 2941-2953.

Standar Nasional Indonesia. 2000. SNI Nomor 01-6366-2000 Tentang Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Batas Maksimum Residu dalam Bahan Makanan Asal Hewan. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Standar Nasional Indonesia. 2008. SNI Nomor 7442: 1995 Tentang Metode Uji Tapis (Screening Test) Residu Antibiotika pada Daging, Telur dan Susu Secara Bioassay. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Suwito, W., Nugroho, W.S., Sumiarto, B., Wahyuni, A.E.T.H. 2014. Faktor-Faktor Risiko Mastitis Subklinis pada Kambing Peranakan Etawah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. J. Vet., 15(1), 130-138.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Ratna Ajeng Prameswari, Suryanie Sarudji, Ratih Novita Praja, Wiwiek Tyasningsih, Maya Nurwartanti Yunita, Aditya Yudhana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Medik Veteriner (JMV) Indexed by:

                            

Editorial Office

Jurnal Medik Veteriner
Kampus PSDKU Banyuwangi Universitas Airlangga
Jalan Wijaya Kusuma No.113, Giri, Banyuwangi, 68425 
Email: jmv@psdku.unair.ac.id
Telp: 0333-417788

pISSN 2615-7497 ; eISSN 2581-012X

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.