Efektivitas Sugar Dressing (100% Gula) dalam Meningkatkan Kepadatan Kolagen pada Proses Penyembuhan Luka Bakar Buatan pada Kulit Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan

Angela Swasti Ivanalee, Ira Sari Yudaniayanti, Maya Nurwartanti Yunita, Nusdianto Triakoso, Iwan Sahrial Hamid, Amung Logam Saputro

= http://dx.doi.org/10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.134-141
Abstract views = 2346 times | downloads = 11113 times

Abstract


Luka bakar merupakan hilangnya atau rusaknya keutuhan kulit akibat paparan suhu atau pH, zat kimia, gesekan, trauma tekanan dan radiasi. Proses penyembuhan luka tidak lepas dari peran kolagen. Sintesis kolagen dapat dipromosikan melalui pemberian gula (sugar dressing). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas sugar dressing untuk meningkatan kepadatan kolagen dalam proses penyembuhan luka bakar buatan pada kulit tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi menjadi lima kelompok dengan jumlah empat ekor tiap kelompok. Kelompok K- (kontol negatif) tidak diberi perlukaan. Kelompok K+ (kontrol positif) di beri perlukaan kemudian hanya diberi bilasan NaCl fisiologis. Kelompok P1 (Bioplacenton®) diberi perlukaan dengan pengobatan Bioplacenton®. Kelompok P2 (sugar dressing) diberi perlukaan dengan pengobatan gula dan P3 (madu) menggunakan madu sebagai obat. Perawatan diberikan setiap hari sekali selama empat belas hari. Hasil uji nonparametrik Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dan dilanjutkan dengan uji beda Mann-Whitney. Kepadatan kolagen kelompok P1, P2, dan P3 tidak berbeda secara nyata (p>0,05), tetapi berbeda nyata dengan kelompok K- dan K+. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sugar dressing efektif untuk meningkatkan kepadatan kolagen pada proses penyembuhan luka bakar.

Keywords


sugar dressing; kolagen; kepadatan kolagen; luka bakar

Full Text:

PDF

References


Alam, F.M.D., A. Islam, S.H. Gan, and M.D.I. Khalil. 2014. Honey: A Potential Therapeutic Agent for Managing Diabetic Wounds. Evid. Based Complement Alternat. Med, 2014.

Arimbi, A. Azmijah, R. Darsono, H. Plumeriastuti, T.V. Widiyanto, dan D. Legowo. 2015. Buku Ajar: Patologi Umum Veteriner. Edisi 2. Airlangga University Press. Surabaya.

Balqis, U., R. Marwiyah. 2014. Gambaran Histopatologis Penyembuhan Luka Bakar Menggunakan Daun Kedondong (Spondias dulcis F.) dan Minyak Kelapa pada tikus Putih (Rattus norvegicus). Jurnal. Program Studi Pendidikan Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Syah Kuala. Banda Aceh.

Bilska, T. Anna, Grazul, M.L. Johnson, J.J. Bilski, D.A. Redmer, L.P. Reynolds, A. Abdullah, and K.M. Abdullah. 2003. Wound Healing: The Role of Growth Factors. Drugs of Today, 39(10): 787-800.

Biswas, A., M. Bharara, C. Hurst, R. Gruessner, D. Armstrong, and H. Rilo. 2010. Journal of Diabetes Science and Thechnology: Use of Sugar on the Healing of Diabetic Ulcers: A Review. Symposium. Diabetes Tech Soc, 4(5): 1139-1145.

Blanchard, C., L. Brooks, A. Beckly, J. Colquhoun, S. Dewhurst, and P.M. Dunman. 2016. Neomycin Sulfate Improves the Antimicrobial Activity of Mupirocin-Based Antibacterial Ointments. Am Soc Microbiol, 60(2): 862-872.

César, M.V., I. A. Arango, C.S. Perna, and M.A.M. Cubiles. 2013. Importance of Sucrose for Healing Infected Wound. Revita Cubana de Medicina Militar, 42(1).

Chakraborty, P.D., S. Goswani, S. Bera, and I. Mukhopadhyay. 2014. Quantitation of Polydeoxyribonucletides (PDRNs) in Human Placental Extract by Fluorescence Spectroscopy Using Ethidium Bromide. Am J Analytic Chem, 5: 784-795.

Chen, J.D., J.P. Kim, K. Zhang, Y. Sarret, K.C. Wynn, R.H. Kramer, and D.T. Woodley. 1993. Epidermal Growth Factor (EGF) Promotes Human Keratinocyte Locomotion on Collagen by Increasing The Alpha 2 Integrin Subunit. Experimental Cell Research, 209(2): 216-223.

Chirife, J., L. Herszage, A. Joseph, and E.S. Kohn. 1983. In Vitro Study of Bacterial Growth Inhibition in Concentrated Sugar Solutions: Microbiological Basis for the Use of Sugar in Treating Infected Wounds. Am Soc Microbiol, 23(5): 766-773.

Daehwan, K., S.Y. Kim, S.K. Mun, S.M. Rhee, and B.J. Kim. 2013. Epidermal Growth Factor Improves The Migration and Contractility of Aged Fibroblast Cultured on 3D Collagen Matrices. Int J Mol Med, 35(4): 1017-1025.

Dewi, I.A.S.S.K. 2014. Perbedaan Efektifitas Epitelisasi Antara Perawatan Terbuka Menggunakan Moist Exposed Burn Ointment dengan Perawatan Tertutup Menggunakan NaCl 0,9% pada Luka Bakar Derajat II di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewadi Surakarta [Tesis]. Program Studi Magister Kesehatan Keluarga Minat Utama Pendidikan Ilmu Bedah Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Hansen, J.G., L.R. Lund, R. Elisabeth, V. Ottevanger, and D. Keld. 1988. Urokinase- and Tissue- Type Plasminogen Activators in Keratinocytes During Wound Reepithelialization In Vivo. Soc Investigat Dermatol, 90(6): 790-795.

Jensen, P.J. and U. Rodeck. 1993. Autocrine/Paracrine Regulation of Keratinocyte Urokinase Plasminogen Activator Through The TGF-α/EGF Receptor. J Cell Physiol, 155(2).

Kanti, B.T., A. Biswajit, B.P. Natai, B. Subhashree, and M. Biswapati. 2001. Wound Healing Activity.

Koyama, S.Y., and D.K. Podolsky. 1989. Differential Expression of Transforming Growth Factor α and β in Rat Intestinal Epithelial Cells. Am Soc Clin Investigat, 83: 1768-1773.

Lee, D.S., S. Sinno and A. Khachemoune. 2011. Honey and Wound Healing. Am J Clin Dermatol, 12(3): 181-190.

Maravelis, G., A. Voutsinou, N. Tsampa, and L.G. Papasoglon. 2015. Management of An Extensive Partial and Full Thickness Skin Burn in A Dog with The Aid of Medical Honey. Hellenic J Companion Animal Med, 4(2): 35-40.

McGavin & James, M. Donald and F.Z. James. 2007. Pathologic Basis of Veterinary Disease. 4th Ed. Mosby Elsevier.

MIMS. 2016. Bioplacenton. MIMS (C) 2016. // http://www.mims.com/myanmar/drug/info/bioplacenton?type=full [31 Maret 2018].

Morioka, S., G.S. Lazarus, J.L. Baird, and P.J. Jensen. 1987. Migrating Keratinocytes Express Urokinase-Type Plasminogen Activator. Society Investigat Dermatol, 88(4): 418-423.

Nakao, H., M. Yamazaki, R.T.H. Ogawa. 2006. Mixture of Sugar and Povidone-Iodine Stimulates Wound Healing by Activaitng Keratonocytes and Fibroblast Function. Arch Dermatol Res, 298: 175-182.

National Cancer Institute. 2018. Neomycin Sulfate (Code C66227). Department of Health and Human Services, National Cancer Institute. USA./ /https://ncit.nci.nih.gov/ncitbrowser/ConceptReport.jsp?dictionary=NCI_Thesaurus&ns=ncit&code=C66227 [30 Maret 2018].

Navadiya, S.K., Y.L. Vaghani, and M.P. Patel. 2012. Study of Topical Placental Extract Versus Povidone Iodine and Saline Dressing in Various Diabetic Wounds. Departement of General Surgery, Surat Municipal Institute of Medical Education and Research (SMIMER). Surat. Nat J Med Res, 2(4): 411-413.

Nurman, M. 2015. Perbandingan Efektifitas Madu + Nacl 0,9% dengan NaCl 0,9% saja Terhadap Penyembuhan Luka Gangren pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2015. Jurnal Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai. Hal.1-11.

Triyono, B. 2005. Perbedaan Tampilan Kolagen di Sekitar Luka Insisi pada Tikus Wistar yang Diberi Infiltrasi Penghilang Nyeri Levobupivakain dan yang Tidak Diberi Levobupivakain [Tesis]. Program Magister Biomedik dan PPDS I Universitas Diponegoro. Semarang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Angela Swasti Ivanalee, Ira Sari Yudaniayanti, Maya Nurwartanti Yunita, Nusdianto Triakoso, Iwan Sahrial Hamid, Amung Logam Saputro

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Medik Veteriner (JMV) Indexed by:

                            

Editorial Office

Jurnal Medik Veteriner
Kampus PSDKU Banyuwangi Universitas Airlangga
Jalan Wijaya Kusuma No.113, Giri, Banyuwangi, 68425 
Email: jmv@psdku.unair.ac.id
Telp: 0333-417788

pISSN 2615-7497 ; eISSN 2581-012X

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.