Perilaku Kerja Inovatif pada Karyawan Industri Pariwisata Ditinjau dari Resiliensi

Devanny Kireina Dewi, Dewi Syarifah

= http://dx.doi.org/10.20473/jpkm.V3I22018.82-91
Sari views = 226 times | downloads = 102 times

Sari


Industri Pariwisata kini dihadapi dengan lingkungan yang mudah berubah dan kian kompetitif sehingga menunjukkan kebutuhan yang semakin kuat untuk melakukan inovasi. Pada proses inovasi produk atau layanan baru, karyawan dapat menghadapi berbagai tantangan dan masalah sehingga individu memerlukan kapasitas untuk menghadapi situasi tersebut, yaitu resiliensi. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara resiliensi dengan perilaku kerja inovatif pada karyawan industri pariwisata di Bali. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei melalui kuisioner dengan menggunakan skala The Resilience Scale-14 oleh Wagnild (2009) dan skala Innovative Work Behavior oleh Janssen (2000). Penelitian terhadap 117 karyawan industri pariwisata di Bali kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi dengan teknik Pearson Product Moment Correlation. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan perilaku kerja inovatif pada karyawan industri pariwisata di Provinsi Bali. Hasil penelitian ini kemudian dapat menjadi panduan bagi industri pariwisata dalam meningkatkan potensi inovatif karyawan, melalui pengembangan kapasitas resiliensinya.

Kata kunci: Industri Pariwisata, Perilaku Kerja Inovatif, Resiliensi


Kata Kunci


Industri Pariwisata; Perilaku Kerja Inovatif; Resiliensi

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Abbas, M., & Raja, U. (2015). Impact of psychological capital on innovative performance and job stress. Canadian Journal of Administrative Sciences, 1-11. doi:10.1002/CJAS.1314

Alsos, G. A., Eide, D., & Madsen, E. L. (2014). Handbook of research on innnovation in tourism industries. Massachusetts: Edward Elgar Publishing, Inc.

Amir, M. T. (2015). Validation of innovative behavior as a multidimensional construct. Jurnal Manajemen Teknologi, Vol. 14, No. 1, 66-80. doi:http://dx.doi.org/10.12695/jmt.2015.14.1.5

Fredrickson, B. L. (2001). The role of positive emotions in positive psychology: The broaden-and-build theory of positive emotions. American Psychologist, Vol. 53, No. 3, 218-226. doi:http://dx.doi.org/10.1037/0003-066X.56.3.218

Henderson, J. C. (2007). Tourism crises: causes, consequences and management. USA: Elsevier Inc.

Hjalager, A. M. (2002). Repairing innovation defectiveness in tourism. Tourism Management, 23 (5), 465-474. doi:https://doi.org/10.1016/S0261-5177(02)00013-4

Iorgulescua, M.-C., & Ravar, A. S. (2013). Measuring manager's perception of innovation in the romanian hospitality industry. Procedia Economics and Finance 6, 512-522. doi:https://doi.org/10.1016/S2212-5671(13)00169-X

Janssen, O. (2000). Job demands, perceptions of effort–reward fairness and innovative work behaviour. Journal of Occupational and Organizational Psycholog73, 287-302y, 73, 287-302. doi:https://doi.org/10.1348/096317900167038

Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. (2017). Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementrian Pariwisata Tahun 2017. Jakarta: Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.

Luthans, F., Youssef, C. M., & Avolio, B. J. (2007). Psychological capital: Developing the human competitive edge. New York: Oxford University Press. doi:10.1093/acprof:oso/9780195187526.001.0001

Moenkemeyer, G., Hoegl, M., & Weiss, M. (2012). Innovator resilience potential: A process perspective of individual resilience as influenced by innovation project termination. Human Relations, 65(5), 627-655. doi:10.1177/0018726711431350

Ratnaningsih, I. Z., Prasetyo, A. R., & Prihatsanti, U. (2016). Predicting innovative behavior among employees in a manufacturing company: The role of psychological capital. Anima Indonesian Psychological Journal, Vol. 31, No. 2, 84-90.

Richtner, A., & Sodergren, B. (2008). Innovation projects need resilience. International Journal of Technology Intelligence and Planning, Vol. 4, No. 3, 257-275. doi:10.1504/IJTIP.2008.020097

Sameer, Y. M. (2018). Innovative behavior and psychological capital: Does positivity make any difference? Journal of Economics and Management, Vol. 32 (2), 75-101. doi:10.22367/jem.2018.32.06

Smith Travel Research. (2018, November 15). Retrieved from https://www.str.com: https://www.str.com/news/media/press-releases

Tugade, M. M., & Fredrickson, B. L. (2004). Resilient Individuals Use Positive Emotions to Bounce Back From Negative Emotional Experiences. Journal of Personality and Social Psychology, Vol. 86, No. 2, 320–333 .

Varagona, L., & Hoopes, L. (2012). The community resilience profile: A framework for assessing community development efforts. In V. Pulla, A. Shatte, & S. Warren, Perspectives on Coping and Resilience (pp. 307-332). New Dehli: Authorspress Global Network.

Wagnild, G. (2009). The resilience scale user's guide for the US english version of the resilience scale and the 14-item resilience scale (RS-14). Worden, MT: The Resilience Scale.

Wagnild, G. M., & Young, H. M. (1993). Development and Psychometric Evaluation of the Resilience Scale. Journal of Nursing Measurement, Vol. 1, No. 2, 165-178.

Youssef, C. M., & Luthans, F. (2007). Positive Organizational Behavior in the Workplace: The Impact of Hope, Optimism, and Resilience. Journal of Management, Vol. 33, No. 5, 774-800. doi:10.1177/0149206307305562


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

INSAN JPKM Telah Terindeks:

   
  

 

INSAN JPKM Telah Terdaftar Dengan:

p-ISSN:2528-0104 ; e-ISSN 2528-5181


Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

Statistik Jurnal

Lihat Statistik