Hubungan Antara Perilaku Makan dan Citra Tubuh dengan Status Gizi Remaja Putri Usia 15-18 Tahun

Alivia Norma Yusintha, Adriyanto Adriyanto

= http://dx.doi.org/10.20473/amnt.v2i2.2018.147-154
Abstract views = 3520 times | downloads = 12885 times

Abstract


Background: In Indonesia, underweight and overweight is a problem that is still common in adolescent girl. Many factors that determine the nutritional status of adolescent girl such as eating behavior and body image. Changes in eating behavior in adolescent girl are caused they have a negative body image. Adolescent girl want to have a tall and slim body.
Objective: This study was conducted to analyze the relationship between eating behavior and body image with nutritional status of adolescent girl aged 15-18 years.
Methods: This study was an observational analytic study using cross sectional design on 93 adolescent girl who selected by simple random sampling. The data were collected using an Adolescent’ Food Habit Checklist (AFHC) questionnaire, body image generated using a Body Shape Questionnaire (BSQ) questionnaire, and anthropometric data.
Results: The results showed that most adolescent girl had good eating behavior ((57%), positive body image (80.6%), and normal nutritional status (72%). There was a relationship between eating behavior (p=0.013) and body image (p=0.002) with nutritional status of adolescent girl.
Conclusion: Adolescent girl who have good eating behavior and positive body image have good nutritional status. Adolescent girl are expected to serve out good eating behavior such as getting breakfast and often consume vegetables and fruits to create a good nutritional status as well.

ABSTRAK

Latar Belakang: Di Indonesia, masalah gizi kurang dan gizi lebih adalah masalah yang masih sering terjadi di usia remaja terutama pada remaja putri. Banyak faktor yang menentukan status gizi remaja putri seperti perilaku makan dan citra tubuh. Perubahan perilaku makan pada remaja putri dikarenakan mereka memiliki citra tubuh yang negatif. Remaja putri ingin memiliki tubuh yang tinggi dan langsing.
Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara perilaku makan dan citra tubuh dengan status gizi remaja putri usia 15-18 tahun.
Metode: Penelitian ini adalah observasional analitik menggunakan studi cross sectional pada 93 remaja putri yang dipilih secara simple random sampling. Data yang dikumpulkan adalah terkait perilaku makan yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner Adolescent Food Habit Checklist (AFHC), citra tubuh yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner Body Shape Questionnaire (BSQ), dan data antropometri meliputi berat badan dan tinggi badan.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar remaja putri memiliki perilaku makan yang baik (57%), citra tubuh positif (80,6%), dan status gizi normal (72%). Terdapat hubungan antara perilaku makan (p=0,013) dan citra tubuh (p=0,002) dengan status gizi remaja putri usia 15-18 tahun.

Kesimpulan: Remaja putri yang memiliki perilaku makan yang baik dan citra tubuh positif memiliki status gizi yang baik. Remaja putri diharapkan dapat menjalani perilaku makan yang baik seperti membiasakan sarapan dan sering mengonsumsi sayur dan buah agar tercipta status gizi yang baik pula.

 


Keywords


body image, eating behavior, adolescent girl, nutritional status

Full Text:

PDF

References


Bardosono, S. Masalah Gizi di Indonesia.Maj. Kedokt. Indones. 59, 491–494(2009).

Brown, J. E., Isaacs, J., Krinke, B., Lechtenberg, E. & Murtaugh, M.

Nutrition Through the Life Cycle. (Cengage Learning, 2013).

Syahrir, N. Pengetahuan Gizi, Body Image, dan Status Gizi Remaja di SMA Islam Athirah Kota Makassar Tahun 2013. (Universitas Sam Ratulangi, 2013).

Nurhaedar, J. Perilaku Gizi Seimbang Pada Remaja. Skripsi. Makassar: Universitas Hasanuddin, 2012. (Universitas Hasanuddin, 2012).

Arisman. Buku ajar ilmu gizi dalam daur kehidupan. (EGC Penerbit Buku Kedokteran, 2010).

Cash, T. F., Smolak, L. Body Image, Second Edition: A Handbook of Science, Practice, and Prevention. (Guilford Publications, 2011).

Arisman. Buku ajar ilmu gizi dalam daur kehidupan. (EGC Penerbit Buku Kedokteran, 2009).

Widyastuti, Y., Rahmawati, A., Purnamaningrum, Y. Kesehatan

Reproduksi. (Fitramaya, 2009).

Restuti, A. N. & Susindra, Y. Hubungan antara Asupan Zat Gizi dan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMK Mahfilud Durror II Jelbuk. in Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dana BOPTN Tahun 2016 74–80 (2016).

Stuart, G. Buku saku keperawatan jiwa. (EGC Penerbit Buku Kedokteran, 2009).

Jones, D. Body Image Among Adolescent Girls and Boys: A

Longitudinal Study. Dev. Psychol. 40, 823–835 (2004).

Widianti, N., Candra, A. Hubungan antara body image dan perilaku makan dengan status gizi remaja putri di sma 1. Bardosono, S. Masalah Gizi di Indonesia. Maj. Kedokt. Indones. 59, 491–494

(2009).

Almatsier, S. Prinsip dasar ilmu gizi. (Gramedia Pustaka Utama, 2009).

Sorhaindo, A., Feinstein, L. Relationship between child nutrition and school outcomes. (Center for Research on the Wider Benefits of Learning Institute of Education, 2006).

Cahyaningrum, H. Hubungan antara body image dengan status gizi pada remaja putri kelas XI IPS di SMA Batik Surakarta. (Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2013).

Pujiati., Arneliwati., Rahmalia, S. Hubungan antara Perilaku Makan dengan Status Gizi pada Remaja Putri. J. Online Mhs. 7, 12–21 (2015).

Johnson, F., Wardle, J. & Griffith, J. The Adolescent Food Habits Checklist: reliability and validity of a measure of healthy eating behaviour in adolescents. Eur. J. Clin. Nutr. 56, 644 (2002).

Cooper, P.J., Taylor, M.J., Cooper, Z., Fairburn, C. The development and validation of the body shape questionnaire. Int. J. Eat. Disord. 6, 485– 494 (1987).

Matthys, C., De Henauw, S., Bellemans, M., De Maeyer, M. & De Backer, G. Breakfast habits affect overall nutrient profiles in adolescents. Public Health Nutr. 10, 413–421 (2007).

Sayogo. Gizi dan pertumbuhan remaja. (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2006).

Šivert, Š. Š. & Sinanović, O. Body dissatisfaction: Is age a factor? Philos. Sociol. Psychol. Hist. 7, 55–61 (2008).

Mahan, L.K., Stump, S. Krausers’s food, nutrition, and diet therapy. (Saunders, between child nutrition and school outcomes. (Center for Research on the Wider Benefits of Learning Institute of

Education, 2006).

Marie Modestine, K. S. O. P., Inocent, G., Tetanye, E. & H Amvam Zollo, P. Nutritional status, food habits and energy profile of young adult Cameroonian university students. (2018).

Kusumajaya, N, A,, Wiardani, N.K., Juniarsana, I. Persepsi Remaja terhadap Body Image Kaitannya dengan Pola Konsumsi Makan. J. Skala Husada 5, 114–125 (2008).

Sada, M., Hadju, V. & Dachlan, D. M. Hubungan Body Image, Pengetahuan Gizi Seimbang, dan Aktifitas Fisik terhadap Status Gizi Mahasiswa Politeknik Kesehatan Jayapura. Media Gizi Masy. Indones. 2, 44–48 (2012).

Laus, M., Laus, M. F., Souza, M. G., Moreira, R. de C. M. & Braga-Costa, T. M. Body image dissatisfaction, nutritional status, and eating attitudes in adolescents. Acta Sci. Heal. Sci. 35, 243–247 (2013).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
AMERTA NUTR by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

p-ISSN : 2580-1163

e-ISSN : 2580-9776

AmertaNutr

INDEXING BY: