Teknik Budidaya Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) dengan Metode Rakit Apung di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur
[Technique Culture of Sea Weed (Kappaphycus alvarezii) with Flouting Raft Method in Tanjung Village, Saronggi Sub District, Sumenep Regency, East Java]

Annur Ahadi Abdullah

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v3i1.11619
Abstract views = 696 times | downloads = 2918 times

Abstract


Abstract

Sea weed is a great culture commodity with high economical value. The purpose of this Field Job Practice were to get knowledge and skill ,the constraint, and also the opportunity to develop it. This Field Job st thPractice performed in Tanjung Village at July 31 until September 10  2006 used description method. Sea weed culture techique use flouting raft with raft size 7 x 10 m and string distance 14 cm  with culture 30 days period. The constraint  are pest attack like Baronang (Siganus sp.), ice ice, white spot disease and also weather fluctuation.This culture has opportunity to develop because  it has fast cash back about 2,176 periode. 


Keywords


Sea weeds, culture techique, Constraint of sea weed

Full Text:

PDF

References


Afrianto, E dan L. Evi 1993. Budidaya Rumput laut Kanisius Yogyakarta.

Anggadiredja, J., 2006. Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta. 134 hal.

Aslan. 2003. Budidaya Rumput Laut.. Kanisisus. Yogyakarta 114 hal.

Atmadja,W. 1996. Pengenalan Jenis-Jenis Rumput Laut Indonesia.Puslibang Oseanografi LIPI. Jakarta. 189 hal

Azwar, S. 1998. Metode Penelitian. Pustaka pelajar.Yogyakarta. 146 hal.

Bali Post. 2004. Anjloknya Harga Rumput Laut Bukan Ulah Pengepul. Bali Post. 22 Maret 2004. Bali

Dahuri, H.R., J. Rais, S.P. Ginting, dan J. Sitepu. 2001. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. PT Pradnya Paramita.Jakarta.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep. 2 0 0 6 . D a t a b a s e B u d i d a y a Perikanan. Sumenep. 4 hal

Harian Kompas Menggali Manfaat Rumput Laut. 2003. Harian Kompas. 23 Juli 2003. 2 hal.

Indriani, H.1991. Budidaya,Pengolahan dan Pemasaran Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta.108 hal.

Mubarak, H. 1999. Percobaan Penanaman Rumput Laut Eucheuma spinosum di Pulau Samaringa Kepulauan Menui.

Nazir, M.1988. Metodologi Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta. 622 hal.

Pemerintah Kabupaten Bangka.2003. Aspek-aspek produksi yang penting dalam budidaya rumput lau http://www.bangka.go.id/rl_ asp_produksi.htm

Sedana,N., P. Soehardi, dan A. Nugroho. 1985. Uji Coba Budidaya Rumput Laut di Pilot Farm.LIPI.Bali 2 hal.

Soegiarto, A.,1982. Rumput LautPewarta Oseana Tahun VI No.2.LIPI. Jakarta. Suryabrata, S. 1993. Metodologi Penelitian. CV.

Rajawali:Jakarta. 115 hal.

Tim Penulis PS.2004. Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Rumput laut. Penebar Swadaya.

Winarno, F.G.1990.Teknologi Pengolaan Rumput Laut. IPB. Bogor. 108 hal.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2011 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

                  

       

     

                      

           

 

             

          

     

                  

      

      

       

     

     

       

                         

  

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by