Prevalensi Haemonchiasis Pada Kambing Peranakan Etawah di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi

Khoirul Arifin, Kusnoto Kusnoto, Aditya Yudhana, Agus Sunarso, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Ratih Novita Praja

= http://dx.doi.org/10.20473/jmv.vol2.iss2.2019.108-111
Abstract views = 368 times | downloads = 307 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi haemonchiasis pada kambing peranakan Etawah di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2019 dengan menggunakan 100 sampel feses. Pemeriksaan sampel dilakukan di laboratorium Instrumen Prodi Kedokteran Hewan Universitas Airlangga PSDKU di Banyuwangi, menggunakan metode natif, sedimentasi dan apung. Data yang diperoleh dari penelitian ini disajikan secara deskriptif dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil pemeriksaan prevalensi haemonchiasis pada kambing peranakan Etawah adalah 15%. Disarankan agar diberikan obat cacing secara berkala dan berkesinambungan serta dilakukan pemeriksaan haemonchiasis.

Keywords


Banyuwangi; heaemonchiasis; kambing; Peranakan Etawah; prevalensi

Full Text:

PDF

References


Anderson, R.C. 2000. Nematode parasites of vertebrates: their development and transmission. Cabi.

Lastuti, N.D.R., Mufasirin, Hamid, I.S. 2006. Deteksi protein Haemonchus sp. pada domba dan kambing dengan uji DotBlot menggunakan antibodi poliklonal protein ekskresi dan sekresi Haemonchus contortus. Media Ked. Hewan, 22, 162-167.

McLeod, R.S. 2004. The economic impact of worm infections in small ruminants in Southeast Asia, India and Australia in: Worm Control for Small Ruminants in Tropical Asia. ACIAR Monograph, 113, 23-33.

Miller, J.E., Horohov, D.W. 2006. Immunological aspects of nematode parasite control in sheep. J. Anim. Sci., 84(13), E124-E132.

Nugroho, R. 2013. Jenis dan Prevalensi Nematoda Usus pada Kambing yang Dipelihara dengan Model Kandang yang Berbeda di Kecamatan Subang Kabupaten Banyumas (Thesis). Fakultas Biologi. Universitas Jenderal Sudirman.

Pfukenyi, D.M., Mukaratirwa, S. 2013. A review of the epidemiology and control of gastrointestinal nematode infections in cattle in Zimbabwe. Onderstepoort J. Vet. Res., 80(1), 01-12.

Setiawan, A.I. 2002. Beternak Kambing Perah Peternakan Ettawa. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sodiq, A., Abidin, Z. 2008. Sukses Menggemukkan Domba. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Soulsby, E.J.L. 1986. Helminth, Arthropods and Protozoa of Domesticated Animal. 7th Ed. British Labory Cataloging in Publication Data. London.

Statistik, B.P. 2018. Kabupaten Banyuwangi Dalam Angka.

Vercruysse, J., Claerebout, E. 2001. Treatment vs non-treatment of helminth infections in cattle: defining the threshold. Vet. Parasitol., 98(1-3), 195-214.

Whittier, W.D., Zajac, A.M., Umberger, S.M. 2003. Control of Internal Parasites in Sheep. Virginia Cooperative Extension. Blacksburg.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Khoirul Arifin, Kusnoto Kusnoto, Aditya Yudhana, Agus Sunarso, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Ratih Novita Praja

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Medik Veteriner (JMV) Indexed by:

                       

Editorial Office

Jurnal Medik Veteriner
Kampus PSDKU Banyuwangi Universitas Airlangga
Jalan Wijaya Kusuma No.113, Giri, Banyuwangi, 68425 
Email: jmv@psdku.unair.ac.id
Telp: 0333-417788

pISSN 2615-7497 ; eISSN 2581-012X

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.