PENGARUH PENAMBAHAN COD LIVER OIL PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP KANDUNGAN OMEGA-3 (EPA DAN DHA) DI DAGING UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii)

Cod Liver Oil Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) Omega-3 EPA DHA

Authors

  • Ellavida Anindya
    ellavida37@gmail.com
    Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Agustono Agustono Departemen Manajemen Kesehatan Ikan dan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Boedi Setya Rahardja Departemen Manajemen Kesehatan Ikan dan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Downloads

Udang galah (Macrobrachium rosenbergii) merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai nilai perdagangan ekonomi yang memiliki prospek. Permintaan pasar dalam negeri dan luar negeri terhadap udang galah cukup tinggi menjadikan Indonesia sebagai pengirim udang galah di dunia. Asam lemak omega-3 merupakan asam lemak karboksilat yang posisi ikatan rangkap pertamanya terletak pada atom karbon nomor tiga dari ujung gugus metilnya. Omega-3 asam lemak tak jenuh yang sangat penting untuk kesehatan udang galah. Derivat asam lemak omega-3 salah satunya eicosapentaenoic acid (EPA) dan Decosaheksaenoic acid (DHA) termasuk dalam asam lemak esensial. Sumber asupan asam lemak omega-3 dapat dihasilkan salah satunya dengan penambahan minyak hati ikan kod. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Cod Liver Oil pada pakan komersial terhadap kandungan eicosapentaenoic acid (EPA) dan Dekosaheksaenoic acid (DHA) pada daging udang galah (Macrobrachium rosenbergii ). Metode penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dan perlakuan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan perbedaan dosis cod liver oil (CLO) yang berbeda yaitu P0 sebagai kontrol dengan dosis CLO 0%,P1 dosis CLO 3%,P2 dosis CLO 6%, P3 dosis CLO 9%, dan P4 dosis CLO 12%. Setiap perlakuan dilakukan ulangan 4 kali. Hasil penelitian ini menggunakan cod liver oil terhadap kandungan DHA tidak berbeda nyata (P>0,05). Sedangkan untuk kandungan EPA berbeda nyata (P<0,05). Untuk dosis tertinggi pada kandungan EPA pada perlakuan P4 dengan dosis cod liver oil 12% dan DHA didapatkan hasil tertinggi pada perlakuan P2 dosis cod liver oil 6% . 

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>