Derajat Penetasan dan Lama Waktu Menetas Embrio Ikan Betok (Anabas testudineus) yang Diinkubasi pada Media dengan pH Berbeda
[The Hatching Rate and Incubation Duration of Climbing Perch Embryo (Anabas testudineus) Incubated on Different pH of Medium]

Vina Violita, Muslim Muslim, Mirna Fitrani

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v11i1.10866
Abstract views = 257 times | views = 256 times

Abstract


Abstrak
Penetasan telur ikan merupakan hasil dari embriogenesis hingga embrio keluar dari cangkangnya. Aktivitas embrio dipengaruhi oleh faktor dari luar dan dalam cangkang. Salah satu faktor dari luar yaitu pH air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui derajat penetasan dan lama waktu menetas telur ikan betok (A. testudineus) yang diinkubasi pada media dengan pH berbeda. Penelitian ini telah dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. Metoda penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan P1 (pH 5±0,2), P2 (pH 6±0,2), P3 (pH 7±0,2), P4 (pH 8±0,2) dan P5 (pH 9±0,2). Parameter yang diamati yaitu persentase telur menetas, lama waktu penetasan dan parameter kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pH 7±0,2, pH 8±0,2 dan pH 9±0,2  memberikan hasil persentase telur menetas dan lama waktu penetasan telur yang tidak berbeda nyata.


Abstract
The hatching of fish eggs is the result of embryogenesis until the embryo out from the shells. Embryos activities are influenced by external and internal factors. One of the external factors is the Power of Hydrogen (pH). The purpose of this study is to determine the hatching rate and incubation time of climbing perch (Anabas testudineus) incubated on different pH of the medium. The research had been conducted in Aquaculture Laboratory, Department of Aquaculture, Agriculture Faculty, Sriwijaya University. The research method used a completely randomized design with five treatments and three replications.  The treatments were P1 (pH 5±0.2), P2 (pH 6±0.2), P3 (pH 7±0.2), P4 (pH 8±0.2) and P5 (pH 9±0.2). Parameters that had been observed were the eggs percentage of hatching, incubation time and water quality parameters. The results showed that pH 7±0.2, pH 8±0.2 and pH 9±0.2 have no significant difference on hatching percentage and incubation time of climbing perch.


Keywords


Acidity of water, embryogenesis, climbing perch, hatching, incubation

Full Text:

PDF

References


Altiara, A., Muslim, M., & Fitrani, M. (2016). Persentase Penetasan Telur Ikan Gabus (Channa striata) pada pH Air yang Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 4(2), 140–151.

Amornsakun, T., Sriwatana, W., & Promkaew, P. (2005). Some Aspects in Early Life Stage of Climbing Perch, Anabas testudineus Larvae. Songklanakarin Journal of Science and Technology, 27(1), 403–417.

Burmansyah, B., Muslim, M., & Fitrani, M. (2013). Pemijahan Ikan Betok (Anabas testudineus) Semi Alami Dengan Sex Ratio Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(1), 23–33.

Diba, N. F., Muslim, M., & Yulisman, Y. (2016). Pemijahan Ikan Betok (Anabas testudineus Bloch) yang Diinduksi dengan Ekstrak Hipofisa Ayam Broiler. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 4(1), 189–199.

El-Deeb Ghazy, M. M., Habashy, M. M., & Mohammady, E. Y. (2011). Effects of pH on Survival, Growth and Reproduction Rates of The Crustacean. Australian Journal of Basic and Applied Sciences, 5(11), 1–10.

Etika, D., Muslim, M., & Yulisman, Y. (2013). Perkembangan Diameter Telur Ikan Betok (Anabas testudineus) yang Diberi Pakan Diperkaya Vitamin E Dengan Dosis Berbeda. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 18(2), 26–36.

Fitrani, M., Muslim, M., & Jubaedah, D. (2011). Ekologi Ikan Betok (Anabas testudineus) di Perairan Rawa Banjiran Indralaya. Agria, 7(1), 33–39.

Gao, Y., Kim, S. G., & Lee, J. Y. (2011). Effects of pH on Fertilization and the Hatching Rates of Far Eastern Catfish Silurus asotus. Fisheries and Aquatic Sciences, 14(4), 417–420.

Korwin-Kossakowski, M. (2012). Fish Hatching Strategies: A review. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 22(1), 225–240.

Mariska, A., Muslim, M., & Fitrani, M. (2013). Laju Penyerapan Kuning Telur Tambakan (Helostoma temminckii C.V) Dengan Suhu Inkubasi Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(1), 34–45.

Miranti, F., Muslim, M., & Yulisman, Y. (2017). Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Betok (Anabas testudineus) yang Diberi Pencahayaan Dengan Lama Waktu Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 5(1), 33–44.

Muslim, M. (2007). Jenis-Jenis Ikan Rawa Yang Bernilai Ekonomis. Masa, 14(1), 56–59.

Muslim, M. (2012). Perikanan Rawa Lebak Lebung Sumatera Selatan (1st ed.). Palembang: Unsri Press.

Muslim, M., Fitrani, M., & Afrianto, A. M. (2018). The Effect of Water Temperature on Incubation Period, Hatching Rate, Normalities of The Larvae and Survival Rate of Snakehead Fish Channa striata. Aquacultura Indonesiana, 19(2), 90–94. https://doi.org/DOI : http://dx.doi.org/10.21534/ai.v19i2.122

Nadirah, M., Munafi, A. B. A., Anuar, K. K., Mohamad, R. Y. R., & Najiah, M. (2014). Suitability of Water Salinity for Hatching and Survival of Newly Hatched Larvae of Climbing Perch, Anabas testudineus. Songklanakarin Journal of Science and Technology, 36(4), 433–437.

Nchedo, A. C., & Chijioke, O. G. (2012). Effect of pH on Hatching Success and Larval Survival of African Catfish (Clarias gariepinus). Nature and Science, 10(8), 47–52.

Pebriyanti, M. F., Muslim, M., & Yulisman, Y. (2015). Pertumbuhan Larva Ikan Betok (Anabas testudineus) Yang Direndam Dalam Larutan Hormon Tiroksin Dengan Konsentrasi dan Lama Waktu Perendaman Yang Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 3(1), 46–57.

Perera, P. A. C. T., Kodithuwak, K. A. H. T., Sundarabar, T. V., & Edirisingh, U. (2013). Captive Breeding of Anabas testudineus (Climbing Perch) under Semi-artificial Conditions for the Mass Production of Fish Seed for Conservation and Aquaculture. Insight Ecology, 2(2), 8–14.

Prasetya, J., Muslim, M., & Fitriani, M. (2015). Pemijahan Ikan Betok (Anabas testudineus Bloch) yang Dirangsang Ekstrak Hipofisa Ikan Betok Dengan Rasio Berat Ikan Donor dan Resipien Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 3(2), 36–47.

Putri, D. A., Muslim, M., & Fitrani, M. (2013). Persentase Penetasan Telur Ikan Betok (Anabas testudineus) Dengan Suhu Inkubasi Yang Berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(2), 184–191.

Rahmi, A., Helmizuryani, H., & Muslim, M. (2012). Pemeliharaan Ikan Betok (Anabas testidineus) Dengan Pemberian Pakan Yang Berbeda. Fiseries, 1(1), 15–19.

Rahmi, I., Yulisman, Y., & Muslim, M. (2016). Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Larva Ikan Betok (Anabas testudineus) yang Diberi Cacing Sutera Dikombinasi dengan Pakan Buatan. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 4(2), 128–139.

Reynalte-Tataje, D. A., Baldisserotto, B., & Zaniboni-Filho, E. (2015). The effect of water pH on the incubation and larviculture of curimbatá Prochilodus lineatus (Valenciennes, 1837) (Characiformes: Prochilodontidae). Neotropical Ichthyology, 13(1), 179–186.

Saleh, J. H., Zaidi, F. M. A.-, & Faiz, N. A. A.-. (2013). Effect of pH on Hatching and Survival of Larvae of Common Carp Cyprinus carpio ( Linnaeus , 1758 ). Marsh Bulletin, 8(1), 58–64.

Sari, R. M., Muslim, M., & Yulisman, Y. (2015). Laju Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Betok (Anabas testudineus) Pada Berbagai Periode Pergantian Jenis Pakan. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia 3(1), 70-81


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

 

                   

                 

                    

        

          

      

 

 

 

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by