PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) DALAM BAHAN PENGENCER KUNING TELUR SITRAT TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA DOMBA SAPUDI YANG DISIMPAN PADA SUHU DINGIN

Itrah Khoirunnisa, Suherni Susilowati, Lilik Maslachah, Tri Wahyu Suprayogi, Rochmah Kurnijasanti, Hermin Ratnani

= http://dx.doi.org/10.20473/ovz.v8i2.2019.127-131
Abstract views = 551 times | downloads = 1001 times

Abstract


The purpose of this research was determine the effect and the best concentration of greentea extract in egg yolk citrate diluent for quality Sapudi sheep spermatozoa were measured in motility, viability and intact plasma membrane that was stored on cold temperature. The semen was devided into four groups : egg yolk citrate diluent, 0,05 % green tea extract in egg yolk citrate diluent, 0,1 % green tea extract in egg yolk citrate diluent and 0,15 % green tea extract in egg yolk citrate diluent. Spermatozoa quality was observed day 1, day 2, day 3, day 4 and day 5 after diluent. The data obtained was analyzed with the analysis of variance (ANOVA), followed by multiple range test duncan. The result showed that the higest precentage of motility, viability and intact plasma membran were obtained from 0,05 % green tea extract in egg yolk citrate diluent for 1 day of storage which were 85.83 ± 3.76, 91.16 ± 2.13 and 66.83 ± 6.49. The lowest precentage of motility, viability and intact plasma membrane were obtained from egg yolk citrate diluent for 5 day of storage which were 26.66 ± 6.05, 49.16 ± 6.43 and 26.66 ± 4.32. Conclution of this research was the addition of 0,05 % green tea extract can be used as a diluent could maintain the precentage of spermatozoa quality until 5 days after diluent.

Keywords


egg yolk citrate, green tea extract, spermatozoa quality, sapudi sheep

Full Text:

PDF

References


Agung, B., W. Handang dan M.M.P. Sirat. 2013. Peningkatan Kualitas Post Thawing Spermatozoa Epididimis Sapi dengan Suplementasi Catechin sebagai Antioksidan pada Pengencer Semen. Jurnal Ilmu Ternak. 13 (2) : 34-36.

Anjarsari, I.R.D. 2016. Katekin Teh Indonesia : Prospek dan Manfaatnya. Jurnal Kultivasi. 15(2): 99-106. Ariantie, O.S., T.L. Yusuf, D. Sajuthi dan R.I. Arifiantini. 2013. Pengaruh Krioprotektan Gliserol dan Dimethilformamida dalam Pembekuan Semen Kambing Peranakan Etawah Menggunakan Pengencer Tris Modifikasi . Jurnal Ilmu Ternak Veteriner. 18(4): 239-250. Bebas, W. dan W. Gorda. 2016. Penambahan Astaxanthin pada Pengencer Kuning Telur Berbagai Jenis Unggas Dapat Memproteksi Semen Babi selama Penyimpanan. Jurnal Veteriner. 17(4): 484-491. Harianto, B. 2012. Petunjuk Praktis Penggemukan Domba. Agromedia. Jakarta. Herawati, T., A. Anggraeni, L. Praharani, D. Utami dan A. Argiris. 2012. Peran Inseminator dalam Keberhasilan Inseminasi Buatan pada Sapi Perah Inseminator Role in The Success of Artificial Insemination on Dairy Cattle. Jurnal Informatika Pertanian. 21(2): 81 – 88. Inounu, I. 2014. Upaya Meningkatkan Keberhasilan Inseminasi Buatan pada Ternak Ruminansia Kecil. Jurnal Wartazoa. 24(4): 201-209. Kewilaa, A.I., Y.S. Ondho dan E.T. Setiatin. 2014. Efisiensi Penambahan Kuning Telur dalam Pembuatan Pengencer Air Kelapa-Kuning Telur terhadap Kulaitas Spermatozoa pada Semen Cair Domba Ekor Tipis (DET). Jurnal Agribis-nis Kepulauan. 2(2): 112. Kusriningrum. 2010. Perancangan Percobaan. Universitas Airlangga. Airlangga University Press. Surabaya. Nugroho, Y., T. Susilawati dan S. Wahjuningsih. 2014. Kualitas Semen Sapi Limousin selama Pendinginan Menggunakan Pengencer Cep-2 dengan Penambahan Berbagai Konsentrasi Kuning Telur dan Sari Buah Jambu Biji (Psidium guajava). Jurnal Ternak Tropika. 15(1): 31 – 42. Permatasari, W.D., Setiatin, E.T dan Samsudewa, D. 2013. Studi tentang Pengencer Kuning Telur dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Semen Beku Sapi Jawa Brebes. Animal Agriculture Journal. 2(1): 143-151. Rizal, M.R., Toeliher, T.L. Yusuf, B. Purwantara dan P. Situmorang. 2003. Kriopreservasi Semen Domba Garut dalam Pengencer Tris dengan Konsentrasi Laktosa yang Berbeda. Jurnal Media Kedokteran Hewan. 19(2): 7983. Rizal, M. dan Herdis. 2010. Peranan Antioksidan dalam Meningkatkan Kualitas Semen Beku. Jurnal Wartazoa. 20 (3) : 139-145. Rosyidi, D. 2009. Kualitas Daging Domba Ekor Gemuk (DEG) Betina Periode Lepas Sapih dengan Perlakuan Docking dan Tingkat Pemberian Konsentrat Ditinjau dari Kadar Air, Lemak dan Protein. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. 4(2): 30-35. Sukmawati, E., R.I. Arifiantini dan B. Purwantara. 2014. Daya Tahan Spermatozoa terhadap Proses Pembekuan pada Berbagai Jenis Sapi Pejantan Unggul. JITV. 19(3): 168-175.

Susilowati, S., Hardijanto, T. Hernawati, T. Sardjito dan TW. Suprayogi. 2010. Penuntun Praktikum Inseminasi Buatan. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga. Airlangga University Press. Surabaya. Suteky, T., Kadarsih, S. dan Novitasari, Y.Y. 2008. Pengaruh Pengencer Susu Skim dengan Sitrat Kuning Telur dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas Semen Kambing Persilangan Nubian dengan Peranakan Ettawa. Jurnal Sain Peternakan Indonesia. 3(2): 81-88. Wilandari, T.D., A. Abdul dan M.Ibrahim. 2013. Pengaruh Pemberian Ekstrak Sarang Semut (Myrmecodia pedens Merr & Perry) terhadap Morfologi Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus L) yang Dipapar Asap Rokok. Universitas Negeri Gorontalo. Yulnawati dan M.A. Setiadi. 2005. Motilitas dan Keutuhan Membran Plasma Spermatozoa Epididimis Kucing selama Penyimpanan pada Suhu 4°C. Jurnal Media Kedokteran Hewan. 21(3): 100-104.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Itrah Khoirunnisa, Suherni Susilowati, Lilik Maslachah, Tri Wahyu Suprayogi, Rochmah Kurnijasanti, Hermin Ratnani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Creative Commons License
Ovozoa: Journal of Animal Reproduction by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

      

     

    

 

This journal is supported by