Studi Kegiatan Budidaya Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Penerapan Sistem Pemeliharaan Berbeda
[Study of Vaname Shrimp Culture (Litopenaeus vannamei) in Different Rearing System]

Sulastri Arsad, Ahmad Afandy, Atika P Purwadhi, Betrina Maya V, Dhira K Saputra, Nanik Retno Buwono

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v9i1.7624
Abstract views = 12687 times | downloads = 15759 times

Abstract


                                                               Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan monitoring kualitas air di tambak budidaya udang vaname, membandingkan efektivitas penerapan budidaya dengan sistem pemeliharaan berbeda pada tambak dan variasi pemberian pakan. Pada kegiatan ini, empat tambak budidaya digunakan sebagai tempat pembesaran udang vaname (Litopenaeus vannamei). Parameter yang diukur meliputi parameter fisika dan kimia yaitu suhu, kecerahan, pH, oksigen terlarut, salinitas, amonia, dan alkalinitas; sedangkan performa pertumbuhan organisme budidaya dilihat dengan cara menghitung tingkat kelulushidupan (survival rate) udang pada akhir pemeliharaan, efisiensi konsumsi pakan melalui perhitungan FCR, dan laju pertumbuhan spesifik udang (SGR) dengan menghitung ABW (Average Body weight) dan ADG (Average Daily Growth) udang. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan kisaran kualitas air yang diperoleh masih dalam keadaan layak untuk kegiatan budidaya dan bahkan Tambak 3 dan 4 menunjukkan kisaran optimum untuk kualitas air budidaya, sedangkan untuk parameter performa pertumbuhan, pada Tambak 3 dan 4 diperoleh nilai SR lebih dari 80 %, dan Tambak 1 dan 2 mempunyai SR di bawah 70 %. Selain itu, nilai FCR berada di bawah 1.7 pada tambak 3 dan 4, sedangkan pada Tambak 1 dan 2 nilainya lebih dari 1.7. Terakhir untuk nilai SGR, Tambak 3 dan 4 juga menunjukkan presentasi yang bagus jika dibandingkan Tambak 1 dan 2. Secara komprehensif, dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pemeliharaan dengan menggunakan sistem flok pada Tambak 3 dan 4 meningkatkan performa kualitas air dan hasil produksi dibandingkan pada Tambak 1 dan 2.

                                                                 Abstract
The aim of this study was to monitor water quality in vaname culture pond and compare the application of different rearing culture system and feeding variations. Four ponds culture were used as vaname (Litopenaeus vannamei) growth place. Measured parameters include physical and chemical factors such as temperature,
brightness, pH, DO, salinity, ammonia, and alkalinity, while growth shrimp performance showed by SGR, SR and FCR. The research result of the water quality parameters show an adequate range values for all of the ponds and good enough for shrimp growth, and especially an optimum range value presented in pond three and four. Survival rate (SR) both pond 3 and 4 exhibit a good presentation that is more than 80%, whereas pond 1 and 2 were just less than 70% of SR value. The specific growth rate (SGR) presents also a good presentation in Pond 3 and 4 rather than pond 1 and 2. Based on the feed consumption, pond 1 and 2 show high FCR that is more than 1.7 while pond 3 and 4 present smaller FCR value which is less than 1.7. Finally, it could be concluded that application of floc in culture rearing system of pond 3 and 4 increase water quality and production value than pond 1 and 2.


Keywords


udang, Litopenaeus vannamei, produksi, budidaya

Full Text:

PDF

References


Adiwijaya, D., Supito, & Sumantri, I. 2008. Penerapan Teknologi Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Semi Intensif Pada Lokasi Tambak Salinitas Tinggi. Media Budidaya Air Payau Perekayasaan. Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau Jepara. 7:54-72.

Aedi, N. 2010. Pengolahan dan Analisis Data Hasil Penelitian. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas pendidikan Indonesia. Amri, K. 2003. Budidaya Udang Windu Secara Intensif. Agromedia Pustaka. Jakarta. 96 hal.

Amri, K., & Kanna, I. 2008. Budidaya Udang Vannamei Secara Itensif, Semi intensif, dan Tradisional. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Arsad, S., Setiarto, A., & Widyorini, N. 2012. Dinamika Total Organic Carbon (TOC) Dan Total Suspended Solid (TSS) Pada Sistem Bioflok Sebagai Media Hidup Udang Vannamei (Litopennaeus vannamei) di PT Centralpertiwi Bahari Lampung. Prosiding Seminar Nasional II Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan kelautan. Semarang, 4 Oktober. Vol.3: 195-202.

Ariyani, D., Susanto, Sumandi, & Iswandi. 2008. Pengaruh Perubahan Salinitas Terhadap Virulensi WSSV Pada Udang Putih Litopenaeus vannamei. Universitas Lampung. ISBN/ 978-979-1165-74-7.

Avnimelech, Y. 1999. Carbon/ Nitrogen Ratio as a Control Element in Aquaculture Systems. Aquaculture, 176: 227-235.

Avnimelech, Y. 2009. Biofloc Technology, a Practical Guide Book. World Aquaculture Society. Bato Rounge, Lousiana, Amerika Serikat. 181 pages.

Babu, D., Ravuru, J. N., & Mude. 2014. Effect of Density on Growth and Production of Litopenaeus vannamei of Brackish Water Culture System in Summer Season with Artificial Diet in Prakasam District, India. American International Journal of Research in Formal, Applied, & Natural Sciences, 5(1):10-13.

Badan Standarisasi Nasional. 2004. Cara Uji Dearajat Keasaman (pH) dengan Menggunakan Alat pH Meter. SNI 06-6989. 11-2004. Badan Standarisasi Nasional. 2005. Cara Uji Kadar Amonia dengan Spektrofotometer Secara Fenat. SNI 06-6989.30-2005.

Budiardi, T., Muzaki, A., & Utomo, N. B. P. 2005. Produksi Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Tambak Biocrete dengan Padat Penebaran Berbeda. Jurnal Akuakultur Indonesia, 2:109-113.

Ebeling, J. M., Timmons, J. J., & Bisogni. 2006. Engginering Analysis of the Stoichiometry of Photoautotrophic, Autotrophic, and Heterotrophic Control of Ammonia-Nitrogen in Aquaculture Production Systems. Aquaculture, 257:346-358.

Far, H. Z., Saad, C. R. B., Daud, H. M., Harmin, S. A., & Shakibazadeh, S. 2009. Effect of Bacillus subtilis on the Growth and Survival Rate of Shrimp (Litopenaeus vannamei). African Journal of Biotechnology, 8: 3369-3376.

Fuller, R. 1992. History and Development of Probiotics. In: Fuller R (ed). Probiotics the Scientific Basis. London, United Kingdom: Chapman & Hall. Pp 1-8.

Haliman, R. W., & Adijaya, D. 2005. Udang vannamei, Pembudidayaan dan Prospek Pasar Udang Putih yang Tahan Penyakit. Penebar Swadaya. Jakarta: 75 hal.

Hari, B., Kurup, B. M., Varghese, J.T., & Schrama, J. W., & Verdegem, M. C. J. 2004. Effects of Carbohidrat Addition on Production in Extensive Shrimp Culture Systems. Aquaculture. 241: 179-194.

Hartono, H. 2014. Pengaruh Kepuasan Konsumen terhadap Komitmen Merek. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta. Hal. 1-15.

Haryanti, S. B. M., Permana, I. G. N., & Sugama, K. 2003. Mutu Induk dan Benih Udang Litopenaeus vannamei yang Baik. Makalah disampaikan pada Temu teknis Evaluasi Perkembangan Udang Vannamei di Hotel Sinsui Situbondo.

Hidayat, R., Sudaryono, A., & Harwanto, D. 2014. Pengaruh C/N Ratio Berbeda terhadap Efisiensi Permanfaatna Pakan dan pertumbuhan Windu (Penaeus monodon) Pada media Bioflok. Journal Aquaculture Management and Technology, 3(4): 166-173.

Hikmayani, Y., Yulisti, M., & Hikmah. 2012. Evaluasi Kebijakan Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 2(2): 85-102.

Isdarmawan, N. 2005. Kajian Tentang Pengaturan Luas dan Waktu Bagi Degradasi Limbah Tambak Dalam Upaya Pengembangan Tambak Berwawasan Lingkungan di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Thesis. Universitas Diponegoro. Semarang.

Kamsuri, A. I., Pangemanan, N. P., & Tumbol, R. A. 2013. Kelayakan Lokasi Budidaya Ikan di Danau Tondano Ditinjau dari Parameter Fisika Kimia Air. Jurnal Budidaya Perairan, 1(3): 31-42.

Karuppasamy, A., Mathivanan, V., & Selvisabhanayakam. 2013. Comparative Growth Analysis of Litopenaeus vannamei in Different Stocking Density at Different Farms of the Kottakudi Estuay, South East Coast of India. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, (2): 40-44.

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 28 Tahun 2004 Tentang Pedoman Umum Budidaya Udang di Tambak. 2004. Jakarta.

Kordi, M. G. H., & Tancung, A. B. 2007.. Pengelolaan Kualitas Air dalam Budidaya Perairan. Rineka Cipta. Jakarta. 208 hal.

Musfiqon. 2012. Pengembangan Media dan Sumber Media Pembelajaran. PT. Prestasi Pustakaraya. Jakarta.

Nazir, M. 2003. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Satria, A., Sulardiono, B., & Purwanti, F. 2014. Kelimpahan Jenis Teripang di perairan Terbuka dan perairan Tertutup Pulau Panjang Jepara. Diponegoro Journal of Maquares Management of Aquatic Resources, 3(1): 108-115.

Sopha, S., Santoso, L., & Putri, B. 2015. Pengaruh Substitusi Parsial tepung Ikan dengan Tepung Tulang Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepenus). Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan. 3(2): 403-409.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RND. Alfabeta. Bandung.

Supono, J., Hutabarat, S. B., Prayitno, Y. S., & Darmanto. 2014. White Shrimp (Litopenaeus vannamei) Culture using Heterotrophic Aquaculture System on Nursery Phase. International Journal of Waster Resources, 4(2): 1-4.

Suprapto. 2005. Petunjuk Teknis Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei). CV Biotirta. Bandar Lampung. 25 hal.

Suryana. 2010. Metodologi Penelitian : Model Praktis Penelitian Kuantitaif dan Kualitatif. Buku Ajar Perkuliahan. Universitas Pendidikan Indonesia.

Suyastiri, Y. P. 2008. Diversifikasi Konsumsi Pangan Pokok Berbasis Potensi Lokal dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Pedesaan di Kecamatan Simin Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(1) : 51- 60.

Syukur, A. 2002. Kualitas Air dan Struktur Komunitas Fitoplankton di Waduk Uwai. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.

Taslihan, A. 2012. Virus yang Mengancam Industri Udang. Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau Jepara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

                  

       

     

                      

           

 

             

          

     

                  

      

      

       

     

     

       

                         

  

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by