Pola Konsumsi Makanan Sumber Yodium dan Goitrogenik dengan GAKY pada Anak Usia Sekolah di Ponorogo

Imaniar Mahdiya Izati, Trias Mahmudiono

= http://dx.doi.org/10.20473/amnt.v1i2.2017.88-97
Abstract views = 1703 times | views = 9891 times

Abstract


 

Background: Iodine deficiency disorders (IDD) is one of nutritional problem in Indonesia. Inadequate intake of iodine and excessive goitrogenic intake is are main cause of IDD.

Objectives: This study aimed to determine factors associated with IDD among schoolchildren.

Methods: This study was an observational analytic with case control design in Sidoharjo Village, Jambon Sub District, Ponorogo on May 2017. The sample was 62 students from the first – sixth grade of SDN IV Krebet. They are consist of 31 students suffer IDD and 31 students with non IDD measured from goiter palpation. The data was collected by interview using questionnaire, iodine and goitrogenic consumption using FFQ. Data were analyzed by using chi square, fisher exact, spearman correlation and logistic regression.

Results: Dietary iodine source that are rarely consumed is seafood (79,03%). Dietary goitrogenic source that are often consumed is tiwul (48,39%). Logistic regression analysis showed that seafood intake is the most influence factor of IDD (p= 0,011).

Conclusion: There was a relation between iodine intake and goitrogenic intake with IDD among school children. Meanwhile, there is no association between characteristic of family with IDD among school children.


ABSTRAK

 

Latar Belakang: Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah yang ada di Indonesia hingga saat ini. Rendahnya asupan yodium dan tingginya konsumsi sumber goitrogenik adalah penyebab terjadinya GAKY.

Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan terhadap kejadian GAKY pada anak usia sekolah.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control dan dilakukan di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo pada bulan Mei 2017. Sampel penelitian ini yaitu siswa SDN IV Krebet dari kelas I-VI yang terdiri dari 62 siswa dimana 31 siswa menderita GAKY dan 31 siswa tidak menderita GAKY yang didapatkan dari hasil pemerikasaan palpasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara dengan kuesioner dan FFQ untuk mengetahui pola konsumsi makanan sumber yodium serta goitrogenik. Data dianalisis menggunakan chi square, fisher exact, korelasi spearman dan regresi logistik.

Hasil: Makanan sumber yodium yang jarang dikonsumsi oleh responden adalah ikan laut (79,03%). Sedangkan makanan sumber goitrogenik yang sering dikonsumsi oleh responden adalah tiwul (48,39%). Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian GAKY yaitu pola konsumsi ikan laut (p= 0,011).

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola konsumsi ikan laut, pola konsumsi telur dan pola konsumsi tiwul dengan kejadian GAKY. Sebaliknya tidak terdapat hubungan antara karakteristik keluarga dengan kejadian GAKY.  


Keywords


School Children; IDD; goitrogenic; iodine

Full Text:

PDF

References


Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi 2010. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional; 2007. p. 5.

World Health Organization. Assesment of iodine deficiency disorders and monitoring their elimination. Geneva: WHO; 2007 p. 6-7

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Rencana Aksi Nasional Kesinambungan Program Penanggulangan GAKY. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional; 2004. p.4.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Profil Kesehatan Jawa Timur 2009. Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur; 2008. p.48

Siswono. 2010. Help Out GAKY. Available at: http://gizi.depkes.go.id/help-out-gaky Diakses pada tanggal 8 Juli 2017

Fuad, F dan Sunarto. Kandungan Logam Berat dan Kadar Yodium Pada Sumber Mata Air (Suatu Analisis Terhadap Faktor Terjadinya Down Syndrome dengan Metode Atomic Absorbtion Spectrofotometry (AAS) Pada Masyarakat "Kampung Idiot" Sidowayah). Jurnal Ekosains 2015; 7(2)

Patuti N, Sudargo T, Wachid DN. Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian GAKY pada Anak Sekolah Dasar di Pinggiran Pantai Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Gizi Klinik Indonesia 2010; 7(1):17-26.

Lwanga S.K dan Lemeshow S. 1991. Sample Size Determination in Health Studies. Geneva: WHO.

Pebriana A. Hubungan Asupan Protein dan Yodium dengan Kejadian Gondok pada Anak SD Pringapus dan SD Kataan Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung. Skripsi. Ungaran: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudi Waluyo Ungaran; 2016. p. 58.

Abebe Z, Gebeye E, Tariku A. Poor Dietary Diversity, Wealth Status and Use of Un-Iodized Salt are Associated with Goiter among School Children: A Cross-Sectional Study in Ethiopia. BMC Public Health 2017; 17(44): 1-11.

Hariyanti W, Indrawati V. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Gaky pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi. Ejournal Boga; 2013. 2(1): 150-158.

Djayusmantoko, Hadi H, Julia M. Konsumsi Zat Yodium dan Zat Goitrogenik sebagai Faktor Resiko GAKY pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Maringin, Provinsi Jambi. Jurnal Sains Kesehatan 2005; 18(1):139-145

Zimmerman M, Trumbo PR. Iodine. American Society for Nutrition. Advances in Nutrition.2012; 8(4):262-264.

Sulistiyani R, Rahayuningsih HM. Gambaran Konsumsi Garam Iodium, Kadar TSH (Tyroid Stimulating Hormon) dan Kadar UIE (Urine Iodium Excretion) pada Ibu Hamil. Journal of Nutrition Collage. 2013; 2(4): 720-729.

Alfitri, Widodo SU, Sudargo T. Faktor-faktor pada Kejadian GAKY Ibu Hamil di Tabunganen Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia. 2013; 1(1): 7-14.

Patuti N, Sudargo T, Wachid DN. Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian GAKY pada Anak Sekolah Dasar di Pinggiran Pantai Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Gizi Klinik Indonesia 2010; 7(1):17-26.

Dardjito E, Rahardjo S. Gangguan Akibat Kekurangan Yodium pada Wanita Usia Subur di Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional 2010; 5(3):105-109.

Firdanisa, R. Hubungan antara Konsumsi Sianida Makanan dengan Ekskresi Iodium Urin pada Anak Sekolah Dasar di Daerah Endemik GAKI. Skripsi. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, 2011. p.47.

Santoso EB, Hadi H, Sudargo T. Hubungan antara Konsumsi Makanan Goitrogenik dan Status Iodium pada Ibu Hamil di Kecamatan Endemis Gangguan Akibat Kekurangan Iodium. Berita Kedokteran Masyarakat. 2006; 22(3):93-99.

Kusuma ST, Budiono I. Faktor Konsumsi yang berhubungan dengan Kejadian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium pada Anak Sekolah Dasar (Studi Kasus di MI Depokharjo Parakan Kabupaten Temanggung). Unnes Journal of Public Health 2016; 5(2):149-155.

Mezgebu Y, Mossie A, Rajesh PN, Beyene G. Prevalence and Severity of Iodine Deficiency Disorder among Children 6-12 Years of Age in Shebe Senbo District, Jimma Zone, Southwest Ethiopia. Ethiop J Health Sci. 2012; 22(3):196-204.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
AMERTA NUTR by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

p-ISSN : 2580-1163

e-ISSN : 2580-9776

AmertaNutr

INDEXING BY: