Hubungan Riwayat BBLR Dengan Pekembangan Anak Prasekolah (Usia 4-5 Tahun) Di TK Dharma Wanita III Karangbesuki Malang

Syafi’atur Rosyidah, Trias Mahmudiono

= http://dx.doi.org/10.20473/amnt.v2i1.2018.66-73
Abstract views = 857 times | downloads = 4247 times

Abstract


Background: Around 5-10% children aged 0-5 years in Indonesia experienced developmental delays. Children with a low birth weight history have a greater risk of developing developmental disorders, especially they who not get more stimulation.
Objectives: The purpose of this study is to analyze the relationship between the histories of low birth weight with the development of preschoolers (4-5 years) in kindergarten Dharma Wanita III Karang Besuki Malang.
Methods: This study used cross-sectional design. Population on this study was all of students of TK Dharma Wanita III Karangbesuki Malang who was 4-5 years old, willing to join development screening test with their parent’s permission, and have KIA book or KMS. Exclution criteria was student whose parents can’t joint this research. Number of sample were 32 taken with simple random sampling technique and analyzed using fisher exact. History of BBLR Data collected from KIA book or KMS, Children Development data collected from Denver Development screening test.
Results: The results showed that 18.8% of respondents have a history of Low Birth Weight. The development of preschoolers (aged 4-5 years) in TK Dharma Wanita III Malang which were in the normal category 65.6%, and who are in the category of suspect were 34.4%. There was significant correlation between the history of LBW with the development of preschool age children (Age 4-5 Years) (p-value = 0.011).
Conclusion: There was significant correlation between histories of LBW with development of preschoolers (Age 4-5 Years) in TK Dharma Wanita III Karangbesuki Malang. Children who have a history of LBW suggested to be given special attention and early detection of child development on a regular basis to recognized some possible developmental disorders immediately and can immediately get the management.

ABSTRAK

Latar Belakang : Masih ditemukan sebanyak 5-10% anak usia 0-5 tahun yang mengalami keterlambatan perkembangan di Indonesia. Anak dengan riwayat berat lahir rendah memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan perkembangan, terutama jika tidak diimbangi dengan pemberian stimulasi yang adekuat.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat berat badan lahir rendah dengan perkembangan anak usia prasekolah (4-5 tahun) di TK Dharma Wanita III Karang Besuki Kota Malang.
Metode: Penelitian ini bersifat obervasional dengan rancang bangun cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siwa TK Dharma Wanita III Karangbesuki Malang yang berusia 4-5 tahun dengan kriteria inklusi siswa/siswi bersedia mengikuti skrining perkembangan atas persetujuan orang tua siswa, dan masih memiliki buku KIA atau KMS. Kriteria eksklusi dalam populasi penelitian ini adalah siswa yang orang tuanya tidak dapat ditemui pada saat penelitian. Jumlah sampel 32 yang diambil dengan teknik simple random sampling dan dianalisa menggunakan fisher exact .Data riwayat BBLR didapatkan melalui buku KIA atau KMS siswa, dan perkembangan anak di nilai melalui metode DDST (Denver Development screening test).
Hasil: Sebanyak 18.8% responden memiliki riwayat BBLR. Perkembangan anak prasekolah (usia 4-5 tahun) di TK Dharma Wanita III Malang yang berada dalam kategori normal sebesar 65,6%, dan yang berada dalam kategori suspect sebesar 34,4%. Terdapat hubungan antara riwayat BBLR dengan perkembangan anak usia prasekolah (Usia 4-5 Tahun) (p = 0.011).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat BBLR dengan perkembangan anak usia prasekolah (Usia 4-5 Tahun) di TK Dharma Wanita III Karangbesuki Malang. Siswa yang memiliki riwayat BBLR disarankan untuk diberikan perhatian khusus dan dilakukan deteksi dini perkembangan anak secara rutin agar gangguan perkembangan yang mungkin terjadi dapat segera dikenali dan segera mendapatkan tata laksana.



Keywords


preschooler, development, history of LBW

Full Text:

PDF

References


Santri, A., Idriansari, A. & Girsang, B. M.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN)

DENGAN RIWAYAT BAYI BERAT LAHIR

RENDAH. J. Ilmu Kesehat. Masy. 5, 63–70

(2014).

Datar, A. & Jacknowitz, A. Birth Weight

Effects on Children’s Mental, Motor, and

Physical Development: Evidence from

Twins Data. Matern. Child Health J. 13,

–794 (2009).

Moonik, P., Hesti L.H., Rocky, W. Faktorfaktor

yang mempengaruhi

keterlambatan perkembangan anak

taman kanak-kanak. e-Clinic (eCI) 3, 124–

(2015).

Rose, J. et al. Neonatal physiological

correlates of near-term brain

development on MRI and DTI in very-lowbirth-

weight preterm infants.

NeuroImage Clin. 5, 169–177 (2014).

Maimon, E., Ismail, D. & Sitaresmi, M. N.

Hubungan Mengikuti Kelompok Bermain

dan Perkembangan Anak. Sari Pediatr. 15,

(2016).

Chamidah A. Nur. Deteksi Dini Gangguan

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. J.

Pendidik. Khusus 4, 83–93 (2009).

Rahayu, L. S. & Sofyaningsih, M. Pengaruh

BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) dan

Pemberian ASI Eksklusif terhadap

Perubahan Status Stunting pada Balita di

Kota dan Kabupaten Tangerang Provinsi

Banten. in Peran Kesehatan Masyarakat

dalam Pencapaian MDG’s di Indonesia

–169 (2011).

Bradley, R. H. & and Robert F. Corwyn. Socioeconomic Status and Child

Development. Annu. Rev. Psychol. 53,

–399 (2002).

Azwar, S. Sikap Manusia, Teori dan

Pengukuranya. (Pustaka Belajar, 2010).

Hildyard, K. L. & Wolfe, D. A. Child

neglect: developmental issues and

outcomes☆. Child Abuse Negl. 26, 679–

(2002).

Khairina, M. . Faktor-faktor yang

Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat

Lahir Rendah ( BBLR ) di Wilayah Kerja

Puskesmas Kecamatan Cipayung Kota

Depok Provinsi Jawa Barat Tahun 2013.

(2013).

Shenkin, S. D., Starr, J. M. & Deary, I. J.

Birth Weight and Cognitive Ability in

Childhood: A Systematic Review. Psychol.

Bull. 130, 989–1013 (2004).

World Health Organization. WHO |

Constitution of WHO: principles. WHO

(2016).

Oudgenoeg-Paz, O., Mulder, H.,

Jongmans, M. J., van der Ham, I. J. M. &

Van der Stigchel, S. The link between

motor and cognitive development in

children born preterm and/or with low

birth weight: A review of current

evidence. Neurosci. Biobehav. Rev. 80,

–393 (2017).

Luttikhuizen dos Santos, E. S., de Kieviet,

J. F., Königs, M., van Elburg, R. M. &

Oosterlaan, J. Predictive value of the

Bayley Scales of Infant Development on

development of very preterm/very low

birth weight children: A meta-analysis.

Early Human Development 89, 487–496

(2013).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
AMERTA NUTR by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

p-ISSN : 2580-1163

e-ISSN : 2580-9776

AmertaNutr

INDEXING BY: