Daya Antibakteri Ekstrak Daun Api-Api (Avicennia alba) terhadap Vibrio harveyi Penyebab Vibriosis secara Invitro
[In Vitro Antibacteria Activity of Api-Api (Avicennia alba) Leave Extract Against Vibrio harveyi Causes Vibriosis]

Zurica Melati Fitri, Kismiyati Kismiyati, Ahmad Shofy Mubarak

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v10i2.10527
Abstract views = 1020 times | views = 1 times

Abstract


Abstrak

Budidaya udang dihadapkan pada berbagai kendala penyakit yang timbul dan  dapat menyebabkan kematian masal pada larva udang windu, salah satunya  vibriosis yang   disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi.   Zat antibakteri yaitu : flavonoid, saponin dan tanin terbukti dapat membunuh beberapa bakteri patogen.  Daun api – api Avicennia alba mengandung zat anti bakteri sehingga berpotensi digunakan untuk membunuh bakteri Vibrio harveyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimum ekstrak daun api-api (Avicennia alba) dalam menghambat dan membunuh pertumbuhan bakteri Vibrio harveyi. Penelitian ini  mengunakan metode eksperimental dengan  perlakuan konsentrasi ekstrak daun api-api (Avicennia alba) sebesar  100%, 90% 80%, 70%, 60%, 50%, 40%. 30%, 20%, 10%, 0%.  Parameter yang diamati  dalam penelitian ini  adalah Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan pertumbuhan koloni  pada uji Minimum Bacteria Concentration (MBC).  Hasil penelitian menunjukan bahwa pada  konsentrasi 60% ekstrak daun Avicennia alba dapat menghambat pertumbuhan  V.harveyi. Sedangkan pada konsentrasi 90% ekstrak daun Avicennia alba menyebabkan  bakteri V.harveyi terbunuh. 

 

Abstract

Shrimp culture has various obstacles such as the emergence of diseases that can cause deaths in tiger shrimp larvae such as vibriosis caused by Vibrio harveyi. Some antibacterial substances such as flavonoid, saponin, and tannin inhibit and kill several pathogenic bacteria. Avicennia alba leaves contain anti-bacterial substances that have the potential to be used to kill Vibrio harveyi bacteria. This study aimed to determine the minimum concentration of Avicennia alba leaves extract for inhibiting and kill the growth of Vibrio harveyi. This study used an experimental method, using  Avicennia alba leaves extract concentration treatment of 100%, 90% 80%, 70%, 60%, 50%, 40%. 30%, 20%, 10%, 0%. The parameters observed in this study were the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and bacteria colony growth in Minimum Bacteria Concentration (MBC) test. The results showed that at a concentration of 60% Avicennia alba leaves extract could inhibit the growth of V.harveyi. While at a concentration of 90% Avicennia alba leaves extract, Vibrio harveyi bacteria was killed. 


Keywords


Avicennia alba, Antibacterial, Vibrio harveyi, Invitro

Full Text:

PDF

References


Assani, S. (1994). Mikrobiologi Kedokteran. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta.

Burhanuddin, Violet., & Yuliana. (2007). Produksi dan Analisis Kualitatif Senyawa Aktif Getah Pohon Api-Api (Avicennia marina Vierh). Jurnal Hutan Tropis Borneo, 8:71-83.

Dergibson, S., & Sugiarto. (2002). Metode Statistika Untuk Bisnis dan Ekonomi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 4-6.

Israngkura, A., & Sae-Hae, S. (2002). A Review of The Economic Impacts of Aquatic Animal Disease. 253-286.

Jawetz, E., Melnick, G. E., & Adelberg, C. A. (2001). Mikrobiologi kedokteran. Edisi I. Diterjemahkan oleh Penerjemah Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Salemba Medika, Surabaya

Kusumastanto, T. (2002). Reposisi “Ocean Policy” dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia di era Otonomi Daerah. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Kebijakan Ekonomi Perikanan dan Kelautan. Bogor. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. 1- 134

Lightner, D. V. (1996). A Handbook of Shrimp Pathology and Diagnostic Procedures for Disease of Cultured Penaeid Shrimp. World Aquaculture Society, Baton Rouge, Lousisana, USA.

Muliani, A., Suwanto, & Lala, H. (2003). Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asal Laut Sulawesi untuk Biokontrol Penyakit Vibriosis pada Udang Windu (Penaeus monodon Fab)

Mulyadi. (1996). Isolasi Tanin dari Daun Teh Hijau Camellia sinensis var. sinensis yang Berpotensi Antibakteri. (Skripsi). Bogor : IPB Press

Pelczar, M. J., & Chan, E. C. S. (1986). Dasar-dasar Mikrobiologi. Edisi 1. Universitas Indonesia Press. Jakarta. Hal. 45-49.

Pelczar, M. J., & Chan, E. C. S. (1998). Dasar-dasar Mikrobiologi II. Universitas Indonesia Press. Jakarta. 192 hal.

Smith, A. H., Zoetendal, E., & Mackie, R. I. (2005). Bacterial mechanism to overcome inhibitory effects of dietary tannins. Microbiology Ecology, 50:197-205

Withanawasam, D. M. (2002). Preliminary Invitro Screening of Antibacterial and Anti-Fungal Compounds of Mangrove Plant Extracts for Pathogens From Different Sources


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

 

       

   

        

 

 

 

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by