Patologi Anatomi Ikan Komet (Carassius auratus auratus) Akibat Infestasi Argulus japonicus Jantan dan Betina Pada Derajat Infestasi yang Berbeda
[Anatomic Pathology of Comet Fish (Carassius auratus auratus) As Result of Males and Females Argulus Japonicus Infestation in Different Degree ]

Kismiyati Kismiyati, Laksmi Sulmartiwi, Selvi Oktora Mahanani

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v8i2.11181
Abstract views = 504 times | downloads = 5583 times

Abstract


Abstrak
Usaha perikanan terutama ikan hias air tawar merupakan alternatif usaha untuk menjalankan perekonomian. Salah satu kendala dalam budidaya ikan komet adalah penyakit, terutama parasit. Infestasi ektoparasit Argulus japonicus dapat mengakibatkan kematian dan kerugian ekonomi bagi pembudidaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui perubahan atau kelainan pada kulit ikan komet yang disebabkan oleh ektoparasit Argulus japonicus jantan dan betina. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2015 di Laboratorium Pendidikan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Pengaruh perlakuan terhadap perubahan patologi anatomi diolah dengan analisis statistik Analisis Variansi Rancangan Acak lengkap Pola Faktorial. Penelitian ini menggunakan dua kelompok perlakun yaitu kelompok satu menggunakan Argulus japonicus jantan dan kelompok dua menggunakan Argulus japonicus betina. Masing-masing kelompok menggunakan empat perlakuan dan lima ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah perubahan patologi anatomi pada kulit ikan komet. Skoring dilakukan untuk menentukan derajat kerusakan patologi anatomi kulit ikan komet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa infestasi ektoparasit Argulus japonicus jantan dan betina dapat mengakibatkan perubahan patologi anatomi pada ikan komet, tingkat kerusakan patologi anatomi ikan komet yang terjadi mengikuti derajat infestasi ektoparasit Argulus japonicus, perlakuan infestasi masing-masing Argulus japonicus jantan dan betina juga berpengaruh terhadap kerusakan patologi anatomi ikan komet, dan kondisi pemeliharaan ikan komet yang baik selama penelitian dapat meminimalkan pengaruh lain di luar pengaruh infestasi Argulus japonicus.


Abstract
Fisheries especially freshwater fish is an alternative attempt to run the economy. One of the obstacles in comet fish farming is a disease, especially parasites. Argulus japonicus ectoparasites infestations can be lead to death and economic loss to farmers. The purpose of this study was to determine the transformation or abnormalities in comet fish skin caused by ectoparasite Argulus japonicus male and female. This study was conducted in August-September 2015 in the Laboratory of Education Faculty of Fisheries and Marine Airlangga University. The method used in this study is the experimental method. Effect of treatment of pathological changes in anatomy processed with statistical analysis Variance Analysis Patterns Factorial Complete Randomized Block Design. This study used two groups of treatments namely the one using Argulus japonicus two groups of males and females using Argulus japonicus. Each group uses four treatments and five replications. The variables were observed in this study is the change in the anatomic pathology comet fish skin. Scoring is done to determine the degree of damage to fish skin anatomic pathology comet. The results showed that the infestation of ectoparasites Argulus japonicus males and females may lead to changes in anatomical pathology in fish comet, the extent of damage of anatomic pathology comet fish that occurs following the degree of infestation of ectoparasites Argulus japonicus, treatment of infestation Argulus japonicus both males and females that also affects the damage in anatomic pathology of comet fish, and the condition of pisciculture comet good throughout the study to minimize the influence of other outside influence Argulus japonicus infestations.


Keywords


Comet fish (Carassius auratus auratus), infestation, ectoparasites, Argulus japonicus, anatomic pathology

Full Text:

PDF

References


Alifuddin, M., A. Priyono dan A. Nurfatimah. 2002. Inventarisasi Parasit Pada Ikan Hias Yang dilalulintaskan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta. Jurnal Akuakultur Indonesia, 1(3) :123-127.

Anshary, H. 2008. Parasitologi Ikan. Modul Pembelajaran Berbasis Student Center Learning (SCL). Universitas Hasanudin. Makasar. 126 Hal.

Diahsari, A. R. 2013. Prevalensi dan Intensitas Argulus pada Ikan Koi (Cyprinus carpio) di Sentra Ikan Koi Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Airlangga. Surabaya. hal 21-22.

Jithendran, K. P., M. Natarajan and I. S. Azad. 2008. Crustacean Parasitesand Their Management in Brackish Finfish Culture. India. Marine Finfish Aquaculture Network. 47-60.

Kearn, G. C. 2004. Leeches, Lice and Lampreys. A Natural History of Skin and Gill Parasites of Fishes. Spinger. Netherlands. pp. 343-345.

Kismiyati. 2009. Infestasi Ektoparasit Argulus Japonicus (Crustacea : Argulidae) pada Ikan Mas Koki Carassius Auratus (Cypriniformes : Cyprinidae) dan Upaya Pengendaliannya Dengan Ikan Sumatera (Puntius tetrazona (Cypri-niformes : Cyprinidae). Disertasi. Program Pasca Sarjana. Universitas Airlangga. Surabaya. 126 hal.

Kismiyati., S. I. Kurnia dan Kusnoto. 2012. Lama perendaman Ikan Komet (Carasius auratus auratus) dalam perasan Daun Pepaya (Carcia Papaya) sebagai Pengendali Argulus sp. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1 (2). 6 hal.

Mahasri, G. 2005. Manajemen Kualitas Air. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga. Surabaya. 81 hal.

Mahasri, G. 2007. Protein Membran Imunogenik Zoothamnium penaei Sebagai Bahan Pengembangan Imunostimulan Pada Udang Windu (Penaeus monodon Fabricus) Terhadap Zoothamniosis. Disertasi Program Pascasarjana. Universitas Airlangga. 284 hal.

Mulia, D. S. 2010. Tingkat Infeksi Ektoparasit Protozoa pada Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticusi) di Balai Be-nih Ikan (BBI) Pandak dan Sidabowa, Kabupaten Bayumas. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.Universitas Muhamadiyah. Purwokerto. hal 2. Plumb, J. A. 1994.

Health Maintenance of Cultured Fishes. CRC Press Inc. USA. pp. 42-45. Poly, W, J. 2007 Global diversity of fishlice (Crustacea: Branchiura: Argulidae) in freshwater. Journal of Hydrobiologia, 10 (595): 209-212.

Soen’an, H.P., 2010. Mendulang devisa dari ikan hias. Available at http://www.dkp.go.id/index.php/ind/news/2566. Diakses [17 Februari 2014].

Steckler, N. and R. P. E. Yanong. 2012. Lernaea (Anchorworm) infestations in fish. Institute of Food and Agricultural Sciences. University of Florida. FA-185. 4 pp.

Subekti, S dan G, Mahasri. 2010. Parasit dan penyakit Ikan (Trematodiasis dan Cestodiasis). Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Surabaya. 30-50 hal.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

                  

       

     

                      

           

 

             

          

     

                  

      

      

       

     

     

       

                         

  

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by