Penambahan Papain pada Pakan Komersial Terhadap Laju Pertumbuhan, Rasio Konversi Pakan dan Kelulushidupan Ikan Sidat (Anguilla bicolor) Stadia Elver
[The Addition of Papain on Commercial Feed to Growth Rate, Feed Conversion Ratio and Survival Rate of Eel Fish (Anguillla bicolor) Stadia Elver]

Muhammad Arief, Abdul Manan

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v8i2.11179
Abstract views = 489 times | downloads = 2206 times

Abstract


Abstrak

Sidat (Anguilla spp.) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis. Permintaan pasar akan ikan sidat sangat tinggi yaitu mencapai 500.000 ton per tahun. Salah satu upaya untuk memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan produksi ikan sidat dapat dilakukan dengan pengembangan pakan alternatif atau penambahan feed additive yang dapat mempercepat pertumbuhan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim papain pada pakan komersial terhadap laju pertumbuhan, rasio konversi pakan dan kelulushidupan benih ikan sidat (Anguilla bicolor). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan adalah penambahan enzim papain pada pakan komersial dengan dosis 0%, 0,75%, 1,5%, 2,25% dan 3%. Hasil penelitian penambahan enzim papain pada pakan komersial memberikan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) terhadap laju pertumbuhan spesifik dan rasio konversi pakan, namun tidak berbeda nyata (p>0,05) terhadap kelulushidupan benih ikan sidat. Laju pertumbuhan spesifik tertinggi dan rasio konversi pakan terbaik dicapai pada perlakuan C (1,5%) yang masing-masing yaitu 0,85% gram/hari dan 2,27 sedangkan laju pertumbuhan spesifik terendah dicapai pada perlakuan A (0%) dan E (3%) yang masing-masing yaitu 0,37% gram/hari dan 0,39% gram/hari, rasio konversi pakan terburuk dicapai pada perlakuan A (0%) yaitu 5,14. Kualitas air pada media pemeliharaan selama penelitian adalah suhu 26-29oC, pH 7-8, oksigen terlarut 4-6 mg/l dan amonia 0-0,5 mg/l.



Abstract

Eel fish (Anguilla spp.) a commodity that has significant economic value. Market demand for eel was very high, reaching 500.000 tonnes annually. One of effort to meet the market demand and increase the production of eels can be done with the development of alternative feed or feed additive additions that can accelerate growth. The purpose of this study to determine the effect of papain on commercial feed to growth rate, feed conversion ratio and survival rate in the eel (Anguilla bicolor) stadia elver. The method of this study was experimental with Completely Randomized Design as experimental design. The treatment was completed by adding dose of papain feeding as 0%, 0.75%, 1.5%, 2.25% and 3%. The result of this study showed that the increase of papain on commercial feed had effect on specific growth rate and feed conversion ratio (p<0.01),but had no effect on survival rate eel fish (p>0.05). The highest specific growth rate and the best feed conversion ratio in this study was treatment C (1.5%) with each the value 0.85% gram/day and 2.27 while the lowest specific growth rate in this study was treatment A (0%) and E (3%) with each the value 0.37% gram/day and 0.39% gram/day, the worst feed conversion ratio in this study was treatment A (0%) was 5.14. The maintenance of water quality in the media during the study was the temperature of 26-290C, pH 7-8, dissolved oxygen 4-6 mg/l and ammonia 0-0.05 mg/l.


Keywords


Eel fry, feed conversion ratio, papain enzyme, growth rate, survival rate

Full Text:

PDF

References


Afrianto, E dan Liviawaty, E. 2005. Pakan Ikan. Kanisius. Yogyakarta. hal 2650.

Amalia, R., Subandiyono dan E. Arini. 2013. Pengaruh Penggunaan Papain Terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan dan Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Teknologi dan Manajemen Akuakultur, 2 (1) : 136-143.

Arief, M., D. K. Pertiwi dan Y. Cahyoko. 2011. Pengaruh Pemberian Pakan Buatan, Pakan Alami, dan Kombinasinya terhadap Pertumbuhan, Rasio Konservasi Pakan dan Tingkat Kelulushidupan Ikan Sidat (Anguilla bicolor). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 3 (1) : 61-65.

Effendie, M.I. 1979. Metoda Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri. Bogor. hal 106. Effendie, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta. hal 92 –93.

Halver, J. E. 1989. Fish Nutrition. Academic Press, Inc. San Diego, California. p 94.

Handoyo, B., Alimuddin dan M. B. P. Utomo. 2012. Pertumbuhan, Konversi dan Retensi Pakan, dan Proksimat Tubuh Benih Ikan Sidat yang diberi Hormon Pertumbuhan Rekombinan Ikan Kerapu Kertang Melalui Perendaman. Jurnal Akuakultur Indonesia, 11 (2) : 132-140

Haryono. 2008. Sidat, Belut Bertelinga : Potensi dan Aspek Budidayanya. Jurnal Fauna Indonesia, 8 (1) : 22-26.

Hasan, O.D.S. 2000. Pengaruh Pemberian Enzim Papain dalam Pakan Buatan Terhadap Pemanfaatan Protein dan Pertumbuhan Benih Ikan Gurame (Osphronemus gourami Lac.). Thesis. Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 71 hal.

Huisman, E.A. 1976. Food Conversion Efficiencies at Maintenance and Pro duction Levels of Carp, Cyprinus carpio L. And Rainbow Trout, Salmo gairdneri R. Aquaculture 9(3) : 259267.

Iswanto, K. N., Sudarminto dan E. Saparianti. 2010. Karakteristik Aktivitas Proteolitik Enzim Papain Kasar (Kajian Zat Pengaktif dan Suhu Pengeringan). Fakultas Teknologi Agrikultur. Universitas Brawijaya. 9 hal.

Kusriani., P. Widjanarko dan N. Rohmawati. 2012. Uji Pengaruh Seblethal Pestisida Diazinon 60 EC terhadap Rasio Konversi Pakan (FCR) dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Jurnal Penelitian Perikanan, 1(1) : 26-42.

Lovell, T. 1998. Nutrition and Feeding of Fish. Springer. New York. 262p. Lukito, A dan Prayugo, S. 2007. Lobster Air Tawar. Penebar Swadaya. Jakarta. hal 179.

Mahasri, G., A. S. Mubarak, M. A. Alamsjah dan A. Manan. 2013. Bahan Ajar: Manajemen Kualitas Air. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Airlangga. hal. 9-15.

Pinto, C. A. S. O., D. Green, A. R. Baby, G. W. Ruas, T. M. Kaneko, S. R. Marana and M. V. R. Velasco. 2007. Determination of Papain Activity in Topical Dosage Forms: Single Laboratory Validation Assay. Latin American Journal of Pharmacy, 26 (5) : 771-775.

Sholeh, S. A. 2004. Peranan Jumlah Shelter yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Sidat (Anguilla sp). Skripsi. Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 50hal.

Suryono, T dan M. Badjoeri. 2013. Kualitas Air Pada Uji Pembesaran Larva Ikan Sidat (Anguilla Spp.) dengan Sistem Pemeliharaan yang Berbeda. Jurnal Limnotek, 20 (2) : 169-177.

Sulmartiwi, L dan H. Suprapto. 2012. Fisiologi Hewan Air. Buku Ajar. hal 102-108. Yandes, Z., R. Affandi dan I. Mokoginta. 2003. Pengaruh Pemberian Selulosa dalam Pakan Terhadap Kondisi Biologis benih Ikan Gurame (Osphronemus gourami Lac). Jurnal Iktiologi Indonesia, III (1): 27-33.

Yudiarto. S., M. Arief dan Agustono. 2012. Pengaruh Penambahan Atraktan yang Berbeda dalam Pakan Pasta Terhadap Retensi Protein, Lemak dan Energi Benih Ikan Sidat (Anguilla Bicolor) Stadia Elver. Jurnal ilmiah Perikanan dan Kelautan 4 (2) : 135-140.

Zonneveld, N., E.A. Huisman, dan J.H. Boon. 1991. Prinsip-prinsip Budidaya Ikan. PT. Gramedia Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

                  

       

     

                      

           

 

             

          

     

                  

      

      

       

     

     

       

                         

  

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by