Analisis Kandungan Logam Berat Tembaga (Cu) pada Kepiting Bakau (Scylla sp.) di Sungai Wonorejo, Surabaya
[Analysis of Heavy Metal Copper (Cu) Content on Mud Crab (Scylla sp.) at Wonorejo River, Surabaya]

Halimatus Meirikayanti, Boedi Setya Rahardja, Adriana Monica Sahidu

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v10i2.10499
Abstract views = 900 times | views = 3 times

Abstract


Abstrak

Perairan Wonorejo merupakan salah satu daerah penghasil kepiting bakau di Surabaya. Namun perairan ini berpotensi mengalami pencemaran logam berat akibat aktivitas yang ada di daratan. Tembaga (Cu) merupakan salah satu jenis logam berat yang mencemari perairan Wonorejo dan jika dalam jumlah besar menyebabkan kerusakan hati organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam berat tembaga pada kepiting bakau dan mengetahui keamanan pangan hasil tangkapan kepiting bakau di Sungai Wonorejo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2018 dengan pengambilan sampel di tiga stasiun dengan waktu setiap minggu selama tiga kali. Analisis logam berat tembaga (Cu) pada kepiting bakau (Scylla sp.), air dan sedimen dilakukan di Laboratorium Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Metode penelitian menggunakan metode observasi yang dilakukan di perairan dan tambak di Wonorejo Surabaya. Sampel daging kepiting bakau, air dan sedimen diuji menggunakan alat Atomic Absoption Spectrophotometry (AAS). Hasil kandungan kadar logam berat tembaga (Cu) pada kepiting bakau di Sungai Wonorejo pada stasiun 1 dan 2 yaitu 0,008 mg/kg dan pada stasiun 3 yaitu 0,002 mg/kg dimana nilai kadar ini masih berada di bawah ambang batas baku mutu logam berat Cu pada kepiting yaitu 20 mg/kg.

Abstract

Wonorejo river as one area in Surabaya that has produce mud crab and potentially has heavy metal pollution caused by human activities. Copper (Cu) is on the heavy metals that pollute in the waters Wonorejo. Copper in large quantities can damage the liver. This research was conducted in April 2018 samples taken at three stations. Analysis of heavy metals copper (Cu) in samples of water, sediment, and meat of mud crab (Scylla sp.) is done in Laboratory Nutrition Department of Public Health, Universitas Airlangga. Other research methods of observation methods conducted in coastal areas and pond.Wonorejo Surabaya. Heavy metal testing of copper in samples of water, sediment, and meat of mud crab use Absorption Atomic Spectrophotometry (AAS). Results Cu content of heavy metal levels in the meat of mud crab in the Wonorejo river for site 1 and 2 was 0,008 mg/kg and for site 3 was 0,002 mg/kg. This shows the copper content in the meat of mud crab is under the allowable quality standards for copper of 20 mg/kg.


Keywords


Kepiting bakau, Pencemaran, Sedimen, Sungai Wonorejo

Full Text:

PDF

References


Burton Jr, G. A. (2002). Sediment quality criteria in use around the world. Limnology, 3(2):65-76.

Darmono. (2001). Lingkungan Hidup dan Pencemaran. UI Press. Jakarta

Dinas Pertanian Kota Surabaya. (2012). Profil Perikanan Kota Surabaya. hal 3-6.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya. (2017). Produksi Ikan Laut Menurut Jenisnya (ton) 2011-2016. Surabaya.

Emilia, I. (2017). Tingkat akumulasi logam timbal (pb) pada remis (corbicula sp) di dermaga pasar 16 ilir, boom baru dan tangga takat kota palembang. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 14(2):73-80.

Fardiaz, S. (1995). Polusi Air dan Udara. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Hadi, A. (2007). Prinsip Pengolaan Pengambilan Sampel Lingkungan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. hal 34.

Redjeki, S., Hartati, R., & Pinandita, L. K. (2017). Kepadatan Dan Persebaran Kepiting (Brachyura) Di Ekosistem Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap. Jurnal Kelautan Tropis, 20(2):131-139

Sari, S. H. J., Kirana, J. F. A., & Guntur, G. (2017). Analisis Kandungan Logam Berat Hg dan Cu Terlarut di Perairan Pesisir Wonorejo, Pantai Timur Surabaya. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi, 22(1).

Tilaar, S. (2014). Analisis Pencemaran Logam Berat di Muara Sungai Tondano dan Muara Sungai Sario Manado Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Platax, 2(1): 32-39


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

 

       

   

        

 

 

 

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by