Analisis Kandungan Merkuri (Hg) pada Air, Sedimen, Ikan Keting (Arius caelatus), dan Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) di Kali Jagir Surabaya
[Analysis Of Mercury (Hg) in Water, Sediment, Keting Fish (Arius caelatus), and Mujair Fish (Oreochromis mossambicus) In Jagir River Surabaya]

Boedi Setya Rahardja, Friska Marsyalita, Yudi Cahyoko

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v4i2.11557
Abstract views = 624 times | downloads = 1723 times

Abstract


Abstract
Mercury (Hg) is one kind of harmful and toxic heavy metals are very harmful to the lives of both humans and other living things. Surabaya River is one of the branches of the Brantas river, in Wonokromo divided into Mas and Jagir river (Wonorejo) each lead in the Madura Strait. According Sardjono (2012) Surabaya river water was found to contain Hg which implies 100 times higher than the existing standards. The purpose of this study was to determine the levels of mercury (Hg) in water, sediment, keting fish (Arius caelatus), and mujair fish (Oreochromis mossambicus) in Jagir Surabaya river. The research method is descriptive method with sampling obtained at three stations and three replications. These results indicated that the average content of mercury (Hg) in the water of Jagir Surabaya river was at 0.0063 ppm and below threshold. The average content of mercury (Hg) in sediments Jagir Surabaya river was at 0.1433 ppm and below threshold by American standards, was above the threshold by Canadian standards. The average content of mercury (Hg) in keting fish (Arius caelatus) of Jagir Surabaya river was at 0.0096 ppm and below threshold. The average content of mercury (Hg) in mujair fish (Oreochromis mossambicus) in the Jagir Surabaya river was at 0.0112 ppm and below threshold.


Keywords


analysis, mercury (Hg), Jagir Surabaya river, water, sediment, keting fish (Arius caelatus), mujair fish (Oreochromis mossambicus)

Full Text:

PDF

References


Abidien, Zed. 2005. Empat Perusahaan Kertas Cemari Kali di Surabaya. http:// www.tempo.co/read/news/2005/06/07/05862165/Empat-Perusahaan-Kertas-Cemari-Kali-di-Surabaya. 1 hal

Crook, Amy. 2004. CENTER for SCIENCE in PUBLIC PARTICIPATION. Canada. http://www.earthworksaction.org/files/publications/Crook_Analysis.pdf. hal

Depkes. 2002. Syarat-Syarat Dan Pengawasan Kualitas Air Minum/Air Bersih. Jakarta Diliyana, YF. 2008. Studi Kandungan Merkuri (Hg) pada Ikan Bandeng (Chanos chanos) di Tambak Sekitar Perairan

Rejoso Kabupaten Pasuruan. UIN. Malang

Erlangga. 2011. Analisis Histology Ginjal Ikan Baung (Hemibagrus nemuru) yang Terindikasi Pencemaran di Perairan Sungai Kampar Provinsi Riau. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. Universitas Riau. Riau

Gunawan, H dan C. Anwar. 2008. Kualitas Perairan Dan Kandungan Merkuri (Hg) dalam Ikan pada Tambak Empang Parit di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Ciasem-Pemanukan, Kesatuan Pemangkuan Hutan. Purwakarta, Kebupaten Subang, Jawa Barat. Bogor. 10 hal

Hakim, L., Riyanto dan Prayitno. 2003. Analisis Kandungan Merkuri (Hg) pada Air dan Ikan Nilem (Osteochilus hasseltii) (Studi Kasus di Perairan Sungai Kaligarang-Semarang). Logika. Yogyakarta. Vol. 9 No. 10. hal.3

Handayani, S.T., Bambang, S. dan Marsoedi. 2001. Penentuan Status Kualitas Perairan Sungai Brantas Hulu dengan Biomonitoring Makrozoobentos : Tinjauan dari pencemaran Bahan Organik. BIOSAIN. vol.1 No. 1. hal 2

Herisiswanto. 2011. Anova One Way. http:// ilerning.com/index.php?option=com_content&view=article&id=220:anova-one-way-edit-mar&catid=39: hipotesis &Itemid=70. 1 hal

Kusnan. 2009. Sedimentasi di Kali Surabaya sebagai Data Penunjang untuk Mengantisipasi Banjir di Kota Surabaya. Agritek. Vol.17. Surabaya. hal. 9

Lestarisa, Trilianty. 2010. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keracunan Merkuri (Hg) pada Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Kecamatan Kurun, Kabupaten gunung Mas, Kalimantan Tengah. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Semarang. 112 hal.

Lunar. 2012. Kiat-kiat agar tetap sehat menghadapi musim pancaroba. http:// forum.kompas.com/keluarga/99781-kiat-kiat-agar-tetap-sehat-menghadapi-musim-pancaroba.html. 1 hal

Mulyanto, Agus. 2008. Desain Penelitian Kualitatif dan Deskriptif. http:// pbsindonesia.fkip-uninus.org/media. php?module=detailmateri&id=19. Hal.3

Palar, Heryando. 2004. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Rineka Cipta. Jakarta

Pranaditia, R. 2011. Studi Kandungan Logam Berat Kadmium pada Beberapa Spesies Ikan, Moluska dan Crustacea di Pantai Kenjeran, Surabaya dan Brantas Pesisir Pamekasan, Madura. hal 1

Rahman, A. 2006. Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Beberapa jenis Krustasea di pantai batakan dan Takisung Kabupaten tanah laut kalimantan Selatan. BIO SCIENTIAE. hal.2

Rochyatun, E., M. T. K., dan A. R. 2006. Distribusi Logam Berat dalam Air dan Sedimen di Perairan Muara Sungai Cisadane. Jakarta. Makara Sains. Vol 10

Rochyatun, E., L., dan A. R. 2004. Kondisi Perairan Muara Sungai Digul dan Perairan Laut Arafura dilihat dari Kandungan Logam Berat. Jakarta. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia 2004. 17 hal

Ruslan, M., C. A., A. M., 2011. Penelitian Deskripif (Survei). Ringkasan Mata Kuliah Metodologi Penelitian. Universitas Hasanuddin. Makassar. hal.2

Saputra, O. 2011. Analisis Logam Merkuri (Hg). Makalah Analisis Logam-Logam Renik. hal.2

Sardjono, Eddy. 2012. Ada Merkuri di Air Surabaya. Surabaya Post Online. Selasa, 24/04/2012. Surabaya. http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita%act=view&id=17a627e50844022966ff26f9bc651113&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

Setiabudi, Bambang Tjahjono. 2005. Penye baran Merkuri Akibat Usaha Pertambangan Emas di Daerah Sangon, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta. Kolokium Hasil Lapangan – DIM

SNI. 2009. Batas Minimum Cemaran Logam Berat dalam Pangan. Badan Standardisasi Nasional. SNI 7387:2009. Hal 20-23

Sudarmaji, J. M, Corie dan I.P. 2006. Toksikologi Logam Berat B3 dan Dampaknya Terhadap Kesehatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan. Vol.2. No.2. hal.2

Sudaryati, N. L. G., I. W. K., dan W. B. S. 2008. Pemanfaatan sedimen perairan tercemar sebagai bahan lumpur aktif dalam pengolahan limbah cair industri tahu. Ecothropic : jurnal ilmu lingkungan. Universitas Udayana. Bali

Unilever. 2012. Kodaikanal, India. http://www. unilever.co.id/id/sustainability/strategy/responding/india/. 1hal


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2012 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

                  

       

     

                      

           

 

             

          

     

                  

      

      

       

     

     

       

                         

  

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by