Substitusi Bungkil Kedelai dengan Ddgs (Distillers Dried Grains and Solubles) terhadap Kandungan Lemak Kasar dan Energi Daging Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus)
[Substitution Of Soybean Meal With Ddgs (Distillers Dried Grains And Solubles) Content Of Crude Fat And Energy Meat Red Tilapia (Oreochromis niloticus) ]

Agustono Agustono, Sathiul Inayah, M. Anam Al Arif

= http://dx.doi.org/10.20473/jipk.v5i1.11421
Abstract views = 367 times | downloads = 663 times

Abstract


Abstract
Red tilapia (O. niloticus) is a food fish including efforts to increase the commodity into aquaculture production in 2014 amounted to 353%. To support efforts to increase production, so it needed one attempt that the cultivation of tilapia. One effort to reduce the cost of feed needed alternative feed ingredients were good quality. One of the alternatives that are cheap and high nutritional value is DDGS. DDGS is a byproduct from dry milling ethanol industry. Although the by-product of milling corn and the price is cheaper than soybean meal but the nutritional content is similar to soybean meal. From the results of the proximate analysis of DDGS contains 28% protein, 17% fat, 10% crude fiber, 27% and energy BETN 3150 kcal / kg. The results showed that the use of DDGS as a substitute for soybean meal until 80% did not cause significant differences (p> 0.05) on crude fat and energy content of meat red tilapia (O.niloticus).


Keywords


O. niloticus, soybean meal, Distillers Dried Grains and Solubles

Full Text:

PDF

References


Almatsier, S, 2002. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Abbas, S. 1995. Pakan Ikan Alami. Kanisius. Yogyakarta. 87 hal.

Anggraeni, H. S., R. R. P. Fasa dan U. K. Alma’rufah. 2010. Inovasi Pengolahan Limbah Tepung (Ampas Ketela) Menjadi Pelet Sebagai Makanan Alternatif pada Ikan. http://community. um.ac.id. 27 Agustus 2010. 10 hal.

Arie, U. 1999. Pembenihan dan Pembesaran Nila Gift. Penebar Swadaya.Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2012. Indikator Pertanian: Agriculture Indikators.BPS. Jakarta.

Bambang Riyanto.2001, Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan; Cet.7,BEP, Yogyakarta

BBL (Balai Budidaya Laut). Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Departemen Kelautan Dan Perikanan. 2003. Penanganan Penyakit Ikan Budidaya Laut. ISBN : 979-98017-1-0. No : 12. Lampung. hal. 24.

Bidura, I. G. N. G. 2005. Penyediaan Pakan Unggas. Buku Ajar Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Denpasar.

Boniran, S. 1999. Quality control untuk bahan baku dan produk akhir pakan ternak. Kumpulan Makalah Feed Quality Management Workshop. American Soybean Association dan Balai Penelitian Ternak. hlm. 2-7.

Djajasewaka, H. 1985. Pakan Ikan. Yasaguna. Jakarta.

Effendie, 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara Yogyakarta.

Erickson, G.E., T.J. Klopfenstein, D.C. Adams and R.J. Rasby. 2006. Utilization of Corn Co-Products in the Beef Industry. Nebraska Corn Board and the University of Nebraska. www.nebraskacorn.org. 17 p.

Gusrina, 2008. Budidaya Ikan untuk SMK. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Harris, R.S. dan E. Karmas. 1989. Evaluasi Gizi pada Pengolahan Bahan Pangan. Penerbit ITB. Bandung

Hartadi. H., Soedomo. R., Soekanto, L. dan A .D. Tillman. 1980 . Tabel-tabel dari Komposisi Bahan Makanan Untuk Indonesia . Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada . Program EFD. Yayasan Rockefeller, Yogyakarta.

Hertrampf J.W., Pascual F.P., 2000. Handbook Ingredients for Aquaculture Feeds. Kluwer Academic Publisher. London. pp. 100-104.

Hidayat, N., Masdiana, Padaga dan S. Suhartini. 2006. Mikrobiologi Industri. Andi Offset. Yogyakarta. Hal 15-31.

Hutagalung, R.I. 1999. Definisi dan Standar Bahan Baku Pakan. Kumpulan Makalah Feed Quality Management Workshop American Soybean Association dan Balai Penelitian Ternak. hlm. 2-13.

Indariyanti, N. 2011. Evaluasi Kecernaan Campuran Bungkil Inti Sawit Dan Onggok Yang Difermentasi Oleh Trichoderma harzianum Rifai Untuk Pakan Nila Oreochromis sp. Tesis. Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor. hal 17.

Isnaeni.M.2006. Pertanian Organik.Cetakan Pertama.Yogyakarta : Penerbit Kreasi. Wacana.Khairuman dan K. Amri. 2002. Membuat Pakan Ikan Konsumsi. Agromedia Pustaka. Jakarta. 45 hal.

Juju, W. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas edisi ke-5. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Julisti, B. 2010. Pengenalan Alat Dan Analisis Tingkat Kekeruhan Air Dengan Turbidimeter. http://btagallery. blogspot.com. [Diakes pada 16 Mei 2011].

Khairuman dan K. Amri. 2008. Budidaya Ikan Nila Secara Intensif. Agromedia Pustaka. Jakarta. hal 7.

Kaushik, S. and F, Medale. 1995. Energy Requirement, Utilization and Dietary Supply to Salmonids Aquaculture, 124:81-97.

KKP. 2010. Kelautan dan perikanan dalam angka 2009. Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Kusriningrum. 2008. Perancangan Percobaan. Airlangga University Press. Surabaya.

Lehninger AL. 1990. Dasar-dasar Biokimia. Maggy Thenawidjaja, penerjemah. Jakarta: Penerbit Erlangga. Terjemahan dari: Principles of Biochemistry.

Lovell, T. 1998. Nutrition and Feeding of Fish. Second Edition. Kluwer Academic Publisher. USA.

Mahyuddin, K. 2008. Panduan Lengkap Agribisnis Lele. Jakarta : Penebar Swadaya.

Mcdonald, P., R.A Edwards, J.F.D. Greenhalg, C.A. Morgan. 1995. Animal Nutrition, 5th Edition. John Wiley & Sons inc., New York.

National Research Council. 1993. Nutrient Requirement of Warmwater fishes. Sub Committee on Warmwater Fish Nitrition. Committee on Animal Nutrition. Board on Agriculture and Renewable Resources. National Academy Science. Washington, DC. 78p.

Nugroho, E. dan A. H. Kristanto, 2008. Panduan Lengkap Ikan Konsumsi Air Tawar Populer. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal 67-72.

Panggabean, A. 2009. Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Departemen Kehutanan. Fakultas Pertanian. Sumatra Utara. Hal. 2-8 ; 12-14.

Rasidi. 2002. Formulasi Pakan Lokal Alternatif untuk Unggas. Cetakan 5. Penebar Swadaya. Jakarta. 106 hal.

Rostika, Rita dan Setyogati Widy, 2006. Mk Nutrisi Ikan Prodi Perikanan Fpik UNPAD. Bahan Tambahan Dalam Pakan Ikan.

Saade, E., 2009. Bahan Bacaan Budidaya Ikan Mas dan Mina Padi. Program Nasional Agribisnis Pedesaan. Makassar. 227 hal.

Sahwan, F. 2002. Pakan Ikan dan Udang : Formulasi, Pembuatan, Analisis Ekonomi. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sediaoetama, A.D. 2004. Ilmu Gizi. Jakarta : Dian Rakyat.

Setyono, H., Kusriningrum, Mustikoweni, T. Nurhajati, R. Sidik, Agustono, M. Arief, M. A. Al-Arief, A. M. Sahidu dan W. P. Lokapirnasari. 2007. Teknologi Pakan Hewan. Bagian Ilmu Peternakan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Surabaya.

Sheridan, A., M. 1987. Lipid Dynamics in Fish Aspects of Absorption, Transportation, Deposition and Mobilization. Department of Zoology, North Dakota State University, Kargo, ND 58105, USA.

Shurson,J., S. Noll, and J. Gohl. 2005. Corn By Product Diversity And Feeding Value To Non Ruminant. Proc. MN Nutr. Conf. p. 18-21.

Sibbald, I.R. 1977. The Metabolizable Energy Values of some Feedingstuffs . Poultry Sci., 56 : 380-382.

Standar Nasional Indonesia. 1996. SNI Bungkil Kedelai. SNI. 01-4227-1996.

Soeseno, S. 1984. Dasar-dasar Perikanan Umum. Untuk Sekolah Pertanian Pembangunan. CV. Yasaguna. Jakarta. Hal 23-25.

Sugiarto, 1988. Teknik Pembenihan Ikan Mujair dan Nila. CV.Simplex. Jakarta.

Suprayudi, M.A., 2010. Bahan Baku Pakan Lokal. Tantangan Dan Harapan Akuakultur Indonesia. Disampaikan Dalam: Simposium Nasional Bioteknologi Akuakultur Iii. Ipb International Convention Center. Bogor.

Suryahadi, 1997. Strategi Pemanfaatan Sumber Daya dan Aplikasi Teknologi Pakan. Makalah Pembekalan KKN Mahasiswa IPB tahun 1997. Fakultas Petemakan IPB, Bogor.

Suyanto, S.R. 2009. Nila. Cetakan ke-XV. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal 1-6.

Tangendjaja, B. 2008. Distiller’s Dried Grains With Solubles (DDGS) Untuk Pakan. Balai Penelitian Ternak, Bogor.

Tangendjaja, B dan Wina, E. 2007. Limbah Tanaman dan Produk Samping Industri Jagung untuk Pakan. Balai Penelitian Ternak, Bogor.

Unit Layanan Pemeriksaan Laboratoris, Konsultasi dan Pelatihan, 2012, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga

Wahyu, J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas edisi ke-5. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Watanabe T. 1988. Fish nutrition and mariculture. JICA text book. The general aquaculture course. Tokyo. 233pp.

Webster, C. D, and C. Lim. 2002. Nutrient Requierment and Feeding of Finfish for Aquaculture. United Kingdom : CABI Publishing.

Wirahadikusumah, 1985, Metabolisme Energi, Karbohidrat dan Lipid, Bandung, ITB.

Yasidi, F.,Aslan L.M, Asriyana., Rosmawati, 2005. Penuntun Praktikum Biologi Perikanan. Fakultas Perikanan Kelautan. Universitas Haluoleo. Kendari.

Yuwono, Edy. dan Purnama Sukardi, 2001. Fisiologi Hewan Air, CV. Sagung Seto, Jakarta, Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2013 Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

JIPK IS INDEXED BY :

                  

       

     

                      

           

 

             

          

     

                  

      

      

       

     

     

       

                         

  

View JIPK Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

EDITORIAL  OFFICE

JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN (JIPK) /SCIENTIFIC JOURNAL OF FISHERIES AND MARINE

FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN, UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C UNAIR, Jl. Dharmahusada Permai No.330, Mulyorejo,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Indonesia. 60115
Telepon: (031) 5911451
Fax. (031) 5965741
Email : jipk@fpk.unair.ac.id

 

 

 This Journal is Supported by