Hubungan Antara Kadar Hemoglobin dan Status Gizi dengan Produktivitas Pekerja Wanita di Bagian Percetakan dan Pengemasan di UD X Sidoarjo

Uswatun Khasanah, Triska Susila Nindya

= http://dx.doi.org/10.20473/amnt.v2i1.2018.83-89
Abstract views = 2485 times | downloads = 11275 times

Abstract


Background : Work produvtivity is the top priority demanded of every workforce to produce the product. Many factors can affect work produktivity such as nutritional status and anemia. Anemia is a nutritional problem that can cause fatigue, weakness, loss of work capacity and produktivity.
Objective: The purpose of this research was to analyze the relation between hemoglobin levels and nutritional status with women employee’s produktivity in stamping and packaging section at UD X Sidoarjo.
Methods: This reserch was an observational analytic study designed with cross sectional. The population was all women employees in production of 130 people and the sample of 54 respondents selected by random sampling. Data collection used height and weight measurement, measurement of hemoglobin levels, and questionnaires. Data were analyzed using chi square test.
Results: The result showed that there was a correlation between the nutritional status and productivity (p=0.014), but there was no correlation between Hb concentration and productivity (p=0.836).
Conclusion: The better the nutritional status were, the higher the productivity would be. It is recommended that the women employees of this company to aware on their nutritional status.

ABSTRAK

Latar Belakang: Produktivitas kerja menjadi hal utama yang harus dimiliki setiap tenaga kerja untuk menghasilkan produk. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja seperti status gizi dan anemia. Anemia merupakan masalah gizi yang dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan kapasitas kerja serta produktifitas pada tenaga kerja.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan kadar hemoglobin dengan produktivitas pekerja wanita bagian percetakan dan pengemasan di UD X Sidoarjo.
Metode: Jenis penelitian yang dilakukan merupakan observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini merupakan semua pekerja wanita di bagian produksi sebanyak 130 orang dan didapatkan besar sampel sebanyak 54 responden yang dipilih secara random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran tinggi dan berat badan, pengukuran kadar hemoglobin, dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa responden cenderung memiliki produktivitas diatas rata-rata. Terdapat hubungan antara status gizi dengan produktivitas (p=0,014), namun tidak terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dengan produktivitas (p=0,836).
Kesimpulan: Semakin baik status gizi semakin meningkat produktivitasnya. Tidak ada hubungan antara kadar Hb dengan produktivitas. Dianjurkan agar pegawai wanita perusahaan menyadari status gizi mereka.



Keywords


productivity, women employees, hemoglobin levels, nutritional status

Full Text:

PDF

References


Pusat Data dan Informasi Kementrian

Kesehatan Republik Indonesia. Situasi

Kesehatan Kerja 2015. (2015). Available

at:

http://www.depkes.go.id/download.php?

file=download/pusdatin/%0Ainfodatin/InfoDatin-2015.pdf.%0A.

International Labour Organization.

Keselamatan dan kesehatan kerja. (2013).

Available at:

http://www.ilo.org/wcmsp5/groups

/public/-asia/-ro-bangkok/-ilojakarta/

documents/publication/wcms_23

pdf. (Accessed: 31st January 2018)

Sihombing, M. & Riyadina, W. Faktor-

Faktor yang Berhubungan dengan Anemia

pada Pekerja di Kawasan Industri Pulo

Gadung Jakarta. Media Penelit. dan

Pengemb. Kesehat. 19, 116–124 (2009).

Kementrian Kesehatan. Profil Kesehatan

Indonesia Tahun 2013. Jakarta:

Kementerian Kesehatan RI (2014).

doi:351.770.212 Ind P

Citrakesumasari. Anemia Gizi Masalah

dan Pencegahannya. (2012).

World Health Organization (WHO).

Haemoglobin concentrations for the

diagnosis of anaemia and assessment of

severity. Geneva, Switz. World Heal.

Organ. 1–6 (2011). doi:2011

Khatun, T. et al. Anemia among Garment

Factory Workers in Bangladesh. Middle

East J. Sci. Res. 16, 502–507 (2013).

Widiastuti, S. & Dieny, F. F. Faktor

determinan produktivitas kerja pada

pekerja wanita. J. Gizi Indones. (The

Indones. J. Nutr. 4, 28–37 (2016).

Anderson, L.W., Krathwohl, D. .

Pembelajaran, Pengajaran dan

Assessment. (Pustaka Pelajar, 2009).

Utami, S. . Status Gizi, Kebugaran Jasmani

dan Produktifitas kerja pada tenaga kerja

wanit.

Syam, F. . Gambaran asupan zat gizi,

status gizi, dan produktivitas kerja pada

pekerja pabrik kelapa sawit Bagerpang

Estate PT.PP.LONSUM 2013. (Universitas

Sumatera Utara, 2013).

Ariati, N. N. Gizi Dan Produktifitas Kerja. J.

Skala Husada 10, 214–218 (2013).

Makurat, J. et al. Nutritional and

micronutrient status of female workers in

a garment factory in Cambodia. Nutrients

, 1–16 (2016).

Aziiza, F. Analisis aktivitas fisik,konsumsi

pangan dan status gizi dengan produktivitas kerja pekerja wanita di

Industri Konveksi. (Institute Pertanian

Bogor, 2008).

Sinungan. Produktivitas : apa dan

bagaimana edisi kedua. (Bumi Aksara,

.

Anies. Penyakit Akibat Kerja. (Penyakit

Akibat Kerja, 2005).

Kurtanti. Fisiologi Ginjal dan Sistem

Saluran Kemih. (Fakultas Kedokteran

Universitas Indonesia, 2009).

Murray, R.K., Granner, D.K., Rodwell, V. .

Biokimia harper (27 ed.). (Buku

Kedokteran EGC, 2009).

Tarigan, Y. . Kontribusi proctectivve

factors terhadap relsilience wanita

dewasa awal penderita sysemic lupus

erythematosus di yayasan ‘X’ Bandung.

(Universitas Kristen Maranatha, 2009).

Mantika, A.I., Mulyati, T. Hubungan

Asupan Energi, Protein, Zat Besi Dan

Aktivitas Fisik Dengan Kadar Hemoglobin

Tenaga Kerja Wanita Di Pabrik

Pengolahan Rambut Pt. Won Jin

Indonesia. J. Nutr. Collage 3, 706–714

(2014).

Farikha, R.RP., Ardyanto, D. Produktivitas

Pekerja Sorting Dan Packing. Indones. J.

Occup. Saf. Heal. 5, 71–80 (2016).

Hastuti, D. Hubungan antara lama kerja

dengan kelelahan pada pekerja

konstruksi di PT. Nusa Raya Cipta

Semarang. (Universitas Negeri Semarang, 2015).

Anggun. Hubungan Indeks Masa Tubuh

dengan dan Kadar Hemoglobin dengan

Prduktivitas pada tenaga Kerja Industri

Rumah Tangga Garmen. (Universitas

Muhammadiyah Surakarta, 2013).

Chibriyah, R. Hubungan pola makan dan

aktivitas fisik terhadap hadar hemoglobin

santriwati pondok pesantren Al-

Munawwir Krapyak bantul. (Universitas

Aisyiyah Yogyakarta, 2017).

Lee, G. . Nutrition and their metabolism.

(Saunders, 2008).

Hendrayati., Rowa, S. S. & Mappeboki, S.

Gambaran Asupan Zat Gizi , Status Gizi

Dan Produktivitas Karyawan Cv . Sinar

Matahari Sejahtera di Kota Makassar.

Media Gizi Pangan VII, 35–40 (2009).

Kusriyana, R., Helmyati, S. & Budiningsari,

R. D. Asupan Zat Gizi , Status Gizi dan

Motivasi serta Hubungannya dengan

Produktivitas Pekerja Perempuan pada

bagian Pencetakan di Pabrik Bakpia

Pathuk 25 Yogyakarta. J. Gizi Klin.

Indones. 7, 41–47 (2010).

Astuti, P. Hubungan asupan energi,

asupan protein, dan status gizi dengan

produktivitas kerja pada tenaga kerja

wanita bagian finishing 3 PT Hanil

Indonesia Nepen Teras Boyolali.

(Universitas Muhammadiyah Surakarta,

.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
AMERTA NUTR by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

p-ISSN : 2580-1163

e-ISSN : 2580-9776

AmertaNutr

INDEXING BY: